Aries Karinding Berhasil Memikat Wisatawan Singapura dengan Irama

  • 11 Agt 2025 06:32 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Kuningan - Seni musik tradisional Sunda kian mendunia, tidak hanya lewat pentas seni, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan wisatawan mancanegara.

Seorang seniman Sunda , Aries Novieandries yang dikenal sebagai master karinding, berhasil menarik perhatian sekelompok turis dari Singapura untuk mendalami kekayaan musik tradisi Sunda.

Saat momentum Hajat Ageng Sawindu Pangauban Cisanggarung , Aris penuh semangat dan kesabaran melatih para turis memainkan karinding.

Tidak hanya sekadar unjuk kebolehan, momen ini menjadi ajang edukasi budaya yang mendalam. "Saya ingin melestarikan budaya Sunda dan mengenalkannya ke seluruh dunia," ujarnya. "Momen ini menjadi kebahagiaan tersendiri, karena saya bisa berbagi keindahan musik karinding dan alat musik lain dengan orang dari negara lain," sambung Aris, Minggu (10/8/2025) malam.

Karinding sendiri adalah alat musik unik yang terbuat dari bambu atau pelepah kawung. Alat musik yang tergolong lamelofon ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan jari telunjuk dan ditempelkan di bibir, menghasilkan suara khas yang meditatif. Dahulu, karinding lazim digunakan para petani sebagai alat pengusir hama di sawah.

Setelah berhasil mengajarkan cara memainkan karinding, Aris memberikan alat musik tersebut sebagai kenang-kenangan. Pengalaman mereka tidak berhenti di situ. Para turis juga diajak untuk mencoba alat musik Sunda lainnya, seperti celempung indung dan gong tiup atau godoridu.

Antusiasme wisatawan mancanegara ini terlihat jelas. Mereka mengaku takjub dengan keunikan dan ragam alat musik tradisional Sunda.

"This is very cool and unique! Thank you so much, Abah Aris," ucap Marcus, salah satu turis saat mengungkapkan kekagumannya. "We really enjoyed trying all these instruments and we will share this experience with our friends in Singapore," sambungnya.

Rekomendasi Berita