Mengapa Telur Omega 3 Lebih Mahal?
- 11 Mar 2026 17:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Telur merupakan sumber nutrisi luar biasa yang mengandung protein berkualitas tinggi serta berbagai vitamin esensial untuk kesehatan tubuh manusia. Bahkan telur disebut sebagai superfood karena kepadatan gizinya mampu mendukung fungsi otak sekaligus menjaga energi.
Namun kadang konsumen dibuat bingung dengan pilihan antara telur biasa dengan telur omega-3. Telur omega-3 biasanya dijual dalam kemasan dengan jumlah tertentu dan harga lebih mahal dibandingkan telur biasa.
Ternyata ada alasan mengapa telur omega 3 lebih mahal daripada telur biasa. Dikutip dari Scientific American, Selasa 10 Maret 2026, meskipun berasal dari ayam petelur yang sama, ayam yang menghasilkan telur omega 3 mengonsumsi pakan dengan kandungan omega 3 lebih banyak daripada ayam biasa.
Ayam petelur yang menghasilkan telur omega 3 diberikan pakan khusus yang diperkaya dengan sumber asam lemak tak jenuh, seperti biji rami (flaxseed), chia seed, atau minyak ikan. Sehingga kandungan omega 3 nya mencapai 100-500 mg omega-3 per butir, atau hingga 5 kali lipat lebih banyak dibandingkan telur biasa yang hanya mengandung sekitar 30-50 mg.
Perbedaan paling mencolok dari telur omega 3 terletak pada warna kuning telurnya. Kuning telur omega-3 berwarna oranye kemerahan dan ini merupakan tanda telur mengandung karotenoid dan lemak baik yang tinggi.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan telur omega-3 memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah (sekitar 150 mg per 100g) dibandingkan telur biasa (250–300 mg per 100g). Selain itu telur omega-3 seringkali lebih kaya akan Vitamin A, D, dan E berkat pakan yang lebih kompleks.
Itulah mengapa telur omega 3 dijual relatif lebih mahal daripada telur biasa. Meskipun begitu apapun pilihannya, kedua jenis telur ini tetaplah sumber protein yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh setiap hari.