Digital Detox: Menjauh Sejenak dari Layar
- 11 Mar 2026 09:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Di era digital, hampir semua aktivitas dilakukan melalui perangkat elektronik. Mulai dari bekerja, belajar, hingga berkomunikasi dengan teman dilakukan melalui layar.
Namun pada 2026, semakin banyak orang mulai menyadari pentingnya “Digital Detox”. Melansir dari Fimela, Digital detox adalah upaya untuk mengurangi penggunaan perangkat digital, terutama ponsel dan media sosial, agar kesehatan mental tetap terjaga.
Fenomena ini muncul karena banyak orang merasa terlalu bergantung pada teknologi. Notifikasi yang terus muncul, arus informasi yang tidak pernah berhenti, serta kebiasaan scrolling media sosial membuat seseorang sulit benar-benar beristirahat.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan gangguan tidur. Oleh karena itu, semakin banyak orang mencoba membatasi waktu penggunaan layar dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu cara yang sering dilakukan adalah menetapkan waktu bebas gadget, misalnya sebelum tidur atau saat berkumpul dengan keluarga. Ada juga yang memilih untuk tidak membuka media sosial selama beberapa hari dalam seminggu.
Di berbagai negara, bahkan sudah mulai muncul konsep liburan tanpa internet atau “digital detox retreat”. Pengunjung diajak menikmati alam tanpa gangguan notifikasi ponsel.
Digital detox juga semakin relevan karena paparan media sosial sering kali memicu perasaan tidak percaya diri atau tekanan sosial. Dengan mengurangi waktu layar, seseorang dapat lebih fokus pada kehidupan nyata dan tren ini menunjukkan bahwa di tengah kemajuan teknologi, manusia tetap membutuhkan ruang untuk beristirahat dari dunia digital.