Effendi Edo Jamin Harga di GPM Polres Cirebon Kota Lebih Murah dari Pasar

  • 03 Mar 2026 23:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyikapi positif pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polres Cirebon Kota di Lapangan Voli Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Selasa, 3 Maret 2026. Ia meninal GPM ini mampu menghadirkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya. Ia memastikan, pemerintah daerah bersama instansi terkait juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional guna memantau perkembangan harga bahan pokok di Kota Cirebon pada kamis mendatang.

Menurut Effendi Edo, kegiatan gerakan pangan murah yang diinisiasi jajaran kepolisian memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Kegiatan hari ini tentunya ada pasar pangan murah ya, yang diselenggarakan oleh Kapolres Ciko ini alhamdulillah masyarakat Kota Cirebon juga merasakan ada pasar murah yang diselenggarakan, oleh Kepolisian. Mudah-mudahan berlanjut dengan bukan hanya kepolisian saja, mungkin dari yang lainnya juga pasti akan ada ini,” ujarnya.

Terkait harga, Wali Kota menegaskan bahwa komoditas yang dijual dalam GPM dipastikan lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga, ia bersama Bank Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan, unsur Forkopimda, serta DPRD berencana melakukan sidak langsung ke pasar-pasar tradisional.

“Harga yang di sini, yang di sini ya, dipastikan lebih murah daripada pasar, harga pasar. Insya Allah nanti saya, BI, dinas Ketahanan Pangan dengan jajaran Forkopimda nanti hari Kamis pagi dengan teman-teman DPR juga ingin sidak ke pasar-pasar nanti yang ada di Kota Cirebon tentang harga,” katanya.

Dalam pelaksanaan GPM tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP 5 kilogram seharga Rp55.000, Minyak Kita Rp29.000 per 2 liter, telur ayam Rp28.500 per kilogram, daging sapi Rp120.000 per kilogram, serta daging ayam Rp34.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia pula gula pasir, bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai keriting, dan kentang yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pemerintah Kota Cirebon berharap, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para distributor dapat membantu menekan lonjakan harga serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil menjelang hari raya.

Rekomendasi Berita