Hadirkan BBM Satu Harga di Obi, Pertamina Bantu Nelayan Melaut

  • 30 Okt 2025 09:24 WIB
  •  Bula

KBRN,Bula: Nelayan di Desa Pasipalele, Pulau Obi, Halmahera Selatan, kini bisa bernapas lega. Sejak kehadiran SPBU BBM Satu Harga di wilayah mereka, akses bahan bakar minyak (BBM) menjadi lebih mudah dan murah.

Salsah satu nelayan Halmahera Selatan.(foto:dok.ist)

"Kehadiran BBM Pertamina di sini memudahkan torang (kami) nelayan di Desa Pasipalele," kata Janur, salah satu warga setempat, Rabu (30/10/2025).

SPBU 86.977.39 di Desa Pasipalele sudah beroperasi sejak 2022 sebagai salah satu titik program BBM Satu Harga yang dikelola Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku. Sejak saat itu, nelayan tak lagi harus menyeberang jauh untuk mendapatkan bahan bakar.

Sebelum ada SPBU ini, warga Pasipalele harus berlayar sekitar 50 kilometer ke Pulau Bacan hanya untuk membeli BBM. Harga BBM di sana bisa mencapai Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per liter, belum termasuk ongkos perjalanan laut.

"Dulu torang biasa ambil di Pulau Bacan. Butuh ongkos dan waktu banyak. Sekarang jauh lebih mudah, torang berterima kasih untuk Pertamina yang ada di Pasipalele sini," ujar Janur.

Kini, distribusi BBM ke Desa Pasipalele dilakukan dari Fuel Terminal (FT) Labuha menggunakan Self Propelled Oil Barge (SPOB). Perjalanan laut menuju titik BBM Satu Harga itu memakan waktu sekitar 3–4 jam tergantung kondisi cuaca.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan hingga saat ini terdapat 50 titik BBM Satu Harga di seluruh Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, program ini menjadi wujud nyata keadilan energi bagi masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

"Ini adalah amanah besar yang dipercayakan kepada kami di wilayah Indonesia Timur. Kehadiran BBM Satu Harga menjadi bagian dari cita-cita nasional untuk mewujudkan keadilan dan swasembada energi," kata Awan.

Program BBM Satu Harga merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama Pertamina untuk mewujudkan pemerataan energi nasional serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terpencil Indonesia Timur.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....