SBT Usulkan Ratusan Rumah Layak Huni untuk Masyarakat

  • 13 Nov 2025 07:13 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) telah mengusulkan pembangunan ratusan unit rumah layak huni untuk masyarakat di daerah tersebut.

Pelaksan Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Seram Bagian Timur, Mustafa Korwaka, menyatakan optimismenya bahwa daerah tersebut akan mendapatkan bantuan pembangunan lebih dari 400 unit rumah untuk masyarakat pada tahun depan.

“Untuk Maluku nanti sekitar 10 ribu (unit rumah). Kabupaten Seram Bagian Timur sendiri kurang lebih 550-an. Jadi saya sangat optimistis dengan adanya bantuan perumahan untuk masyarakat ini,” kata Mustafa Korwaka di Bula, Kamis, (13/11/2025).

Ia menjelaskan, keyakinan tersebut didukung oleh komunikasi yang intens antara Pemerintah Kabupaten SBT dengan anggota DPR RI dari Komisi V, Sadia Uluputi yang turut mendorong program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah itu.

“Ibu Sadia pernah menghubungi saya untuk menyiapkan proposal, dan sudah saya siapkan serta kirimkan filenya. Jadi saya optimistis sekali besok SBT bisa mendapatkan di atas 400-an rumah untuk masyarakat,” ujarnya.

Mustafa menyebutkan, kegiatan bantuan perumahan meliputi rehabilitasi ringan dan berat, serta pembangunan rumah baru. Namun, besaran anggaran dan petunjuk teknis (juknis) program tersebut masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Ia juga menegaskan bahwa program perumahan masyarakat ini akan berlangsung selama lima tahun, sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menjadi arah pembangunan nasional hingga 2029.

“Program ini berlanjut lima tahun karena masuk dalam Astacita Presiden Prabowo. Kebetulan saya baru menerima surat lagi, bahwa kita masuk dalam proses DAK Tematik,” kata Mustafa.

Lebih lanjut, Ia menilai pembangunan perumahan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Bupati SBT menuju masyarakat yang sejahtera dan cerdas.

“Rumah itu faktor penting. Kalau rumahnya layak, orang bisa belajar dengan baik dan bisa hidup sehat,” katanya menambahkan.

Mustafa juga menyampaikan bahwa meski dalam beberapa tahun terakhir SBT belum memperoleh alokasi bantuan perumahan. Namun, komunikasi dan pengajuan proposal melalui jalur resmi telah dilakukan sesuai mekanisme pemerintah pusat.

“Memang kebijakan pusat tidak serta-merta langsung disetujui, tapi melalui sistem. Alhamdulillah proposal sudah dikirim dan sedang dalam proses,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....