Kota Padang Panjang, Surga Agrowisata Sapi Perah di Serambi Mekah

  • 18 Mar 2024 11:15 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Padang Panjang: Kota Padang Panjang sangat terkenal dengan daerah yang memiliki potensi peternakan dan pertanian. Bukan tanpa alasan, kota yang dijuluki Serambi Mekah ini di kelilingi gunung dan perbukitan.

Luasnya sekitar 23 kilometer persegi dengan ketinggian antara 650 - 850 meter di atas permukaan laut. Menariknya, potensi tersebut berkembang menjadi agrowisata sapi perah ditambah udara yang sejuk dan bersih menjadi nilai jual tersendiri untuk agrowisata ini.

Agrowisata tersebut tumbuh secara organik yang digagas oleh masyarakat setempat langsung. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Ade Nefrita Anas, Senin (18/03/2024).

“Langsung dari pemberdayaan masyarakat yang tergabung kelompok tani di bidang peternakan, sedangkan kami pemerintah melakukan pendampingan teknologi budaya, pembinaan peternakan,” ucapnya.

Menurut Ade, terdapat beberapa lokasi yang telah berkembang menjadi agrowisata di Kota Padang Panjang yakni, Kelurahan Ganting, Sigando, Koto Panjang, Dan Koto Katik.

Keberadaan agrowisata ini selain sebagai destinasi wisata, Ade menerangkan kesempatan untuk menambah pengalaman rekreasi dan memperluas pengetahuan.

“Memang menyasar kepada anak – anak di tingkat Paud hingga Sekolah Dasar sehingga agrowisata itu memberikan pendidikan kepada anak usia dini, baik di bidang perternakan maupun kesehatan seperti memberikan pemahaman menghindari stunting dengan minum susu,” jelasnya.

Sejalan dengan mempertahankan keberadaan agrowisata dan berkembangnya sapi perah di Kota Serambi Mekah, peternak sapi perah di kota ini juga telah mengembangkan pengolahan produk susu lainnya.

“Disamping itu ada potensi agrowisata lainnya ada Balai Benih Ikan atau BBI akan dikembangkan menjadi agrowisata perikanan,” tambah Ade.

Diharapkan, kehadiran agrowisata peternakan sapi perah di kota ini menjadi andalan untuk pengembangan UMKM berkelanjutan.

“Apapun produksi atau komoditi pertanian yang dikembangkan masyarakat akan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tukasnya. (DR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....