Transformasi Desa Nyarai, Dari Penebang Hutan Menjadi Pengelola Ekowisata

  • 06 Mei 2026 20:29 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Pariaman - Desa Nyarai di Sumatra Barat berhasil mencatatkan transformasi ekonomi berbasis lingkungan yang signifikan. Wilayah yang berada di Padang Pariaman ini kini dikenal sebagai destinasi ekowisata unggulan.

Sebelumnya, sekitar 80 persen mata pencaharian masyarakat Nyarai sangat bergantung pada aktivitas penebangan kayu. Namun, seorang pemuda setempat bernama Ritno Kurniawan mulai menginisiasi perubahan sudut pandang warga.

Ritno melihat adanya risiko besar di balik aktivitas penebangan hutan bagi keselamatan warga. Ia kemudian menawarkan ide untuk menjaga hutan namun tetap menjadikannya sebagai sumber penghasilan.

Melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA), Ritno mengajak warga untuk mulai beralih profesi. Hutan yang dulunya ditebang kini justru dijaga dan dimanfaatkan sebagai potensi ekowisata.

Berbagai aktivitas wisata kini dikelola langsung oleh masyarakat setempat secara profesional. Beberapa atraksi unggulan yang ditawarkan meliputi kegiatan trekking, lubuk alami, hingga olahraga arung jeram.

Dampak dari gerakan ini mulai dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat. Warga yang dulunya penebang kini telah beralih menjadi pemandu wisata serta pengelola aktivitas.

Ekosistem ekonomi baru ini juga memicu munculnya berbagai pelaku usaha lokal di Desa Nyarai. Alhasil, kondisi ekonomi warga berangsur membaik seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

Desa Nyarai menjadi bukti bahwa peningkatan ekonomi bisa berjalan selaras dengan pelestarian alam. Semangat kolaborasi antara pemuda dan perusahaan menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan masyarakat desa ini. (MK/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....