Menembus Jantung Siberut, Menjemput Kesegaran Air Terjun Kulukubuk

  • 11 Jun 2026 14:37 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Mentawai - Bayangkan suara deru air berpadu dengan kicauan burung liar dan semilir angin hutan tropis. Suasana menenangkan inilah yang bakal menyambut Anda saat berhasil menembus lebatnya hutan pedalaman Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Di sinilah, tersembunyi sebuah "surga hijau" bernama Air Terjun Kulukubuk.

Selama ini, Mentawai mungkin lebih dikenal dunia berkat ombaknya yang jadi incaran para peselancar, atau pesona budaya tato tertua dari para Sikerei (dukun adat). Namun, bumi Mentawai sebenarnya punya paket lengkap. Air Terjun Kulukubuk adalah bukti kalau pesona pedalaman pulau ini tidak kalah magis dibanding pantainya.

Kulukubuk bukan hanya soal air terjun biasa, tetapi juga membawa makna mendalam bagi penduduk lokal. Kata “Kulukubuk” sendiri berasal dari bahasa Mentawai yang berarti “gemericik air” atau “air yang melompat dari ketinggian”.

Nama ini memang sangat sesuai dengan pemandangan yang disuguhkan air terjun ini. Suara air yang menghantam bebatuan, suara aliran air dari tingkat ke tingkat, hingga percikan kecil yang menghiasi udara menjadikan tempat ini tidak hanya destinasi wisata tetapi juga tempat refleksi bagi siapa saja yang datang.

Secara administratif, air terjun eksotis ini berada di Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Untuk sampai ke titik surga tersembunyi ini, petualangan Anda akan dimulai dari Kota Padang:

Jalur Laut. Anda harus naik kapal feri atau kapal cepat dari pelabuhan di Padang menuju Pelabuhan Maileppet di Siberut 8.

Menyusuri Sungai. Dari pelabuhan atau pusat kecamatan di Muara Siberut, perjalanan dilanjutkan menggunakan *pompong* (perahu motor tradisional) menyusuri sungai menuju Desa Madobag.

Trekking Cantik. Setibanya di Desa Madobag, petualangan sesungguhnya dimulai. Anda harus berjalan kaki alias *trekking* sekitar 2 hingga 3 kilometer membelah hutan. Siapkan fisik, karena jalurnya berupa jalan setapak yang terkadang berlumpur dan menyeberangi sungai kecil.

Segarnya Air Alami di Tengah Hutan

Rasa lelah setelah berjalan kaki dijamin langsung menguap begitu Anda melihat aliran air setinggi puluhan meter yang jernih dan berundak-undak. Berbeda dengan air terjun biasa, Air Terjun Kulukubuk mengalir di antara formasi batuan alami yang membuat airnya terasa jauh lebih dingin, bersih, dan segar.

Di bawah undakan air terjun, terbentuk kolam-kolam alami yang pas banget buat berenang, berendam kaki, atau sekadar leyeh-leyeh melepas penat setelah berjalan jauh.

Serunya lagi, karena letaknya ada di Desa Madobag—yang merupakan salah satu desa adat yang masih teguh memegang tradisi liburan.

Anda tidak cuma sekadar main air. Anda bisa sekaligus belajar budaya, melihat langsung rumah adat Uma, berkenalan dengan warga lokal, hingga melihat keseharian para Sikerei yang hidup harmoni dengan alam.

Tertarik merasakan kesegaran murni di jantung Bumi Sikerei ini? Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alamnya selama berkunjung. (NAS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....