Wisata Naik Gajah Resmi Dilarang Demi Kesejahteraan Satwa

  • 20 Apr 2026 15:29 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Atraksi naik gajah yang dulu sering jadi daya tarik wisata, kini resmi dilarang pemerintah di area konservasi. Keputusan ini diambil demi melindungi gajah dari praktik yang dianggap kurang ramah bagi kesejahteraan mereka.

Kementerian Kehutanan menilai aktivitas menunggangi gajah bisa berdampak pada kondisi fisik dan mental satwa tersebut. Selain itu, aspek keselamatan juga jadi pertimbangan penting, baik untuk gajah maupun pengunjung wisata.

Kebijakan ini juga mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto lewat instruksi penyelamatan habitat gajah. Fokusnya terutama di Sumatera dan Kalimantan yang menjadi wilayah penting bagi kelangsungan hidup gajah liar.

Menariknya, Indonesia kini termasuk negara yang cukup tegas melarang wisata tunggang gajah secara menyeluruh. Langkah ini pun mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk pemerhati satwa dari luar negeri.

Meski begitu, bukan berarti wisata gajah hilang sepenuhnya dari pengalaman liburan masyarakat. Pengunjung masih bisa berinteraksi lewat aktivitas seperti memberi makan, memandikan, atau sekadar berfoto bersama.

Konsep wisata pun mulai bergeser ke arah yang lebih ramah dan menghargai kehidupan satwa liar. Alih-alih hiburan semata, pengalaman ini diharapkan bisa memberi edukasi tentang pentingnya menjaga alam.

Dengan aturan ini, pemerintah ingin mendorong wisata yang lebih bertanggung jawab ke depannya. Jadi, liburan tetap seru, tapi juga tidak mengorbankan kesejahteraan hewan di dalamnya. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....