Gugus 5 & 8 MKS Bukittinggi, tingkatkan kompetensi guru & Kepsek
- 01 Okt 2026 11:25 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus 5 dan 8 MKS Kota Bukittinggi Bawa 43 Kepsek dan Guru Ikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif di BGTK Sumbar

BUKITTINGGI — Komitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan terus dilakukan oleh satuan pendidikan di Kota Bukittinggi. Sebanyak 43 kepala sekolah dan guru yang tergabung dalam Gugus 5 dan Gugus 8 Kecamatan MKS Kota Bukittinggi mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif di BGTK Sumatera Barat, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk memperkuat pemahaman dan kompetensi dalam memberikan layanan pendidikan yang mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik.
Rombongan Gugus 5 dan Gugus 8 MKS Kota Bukittinggi didampingi langsung oleh Pengawas Gugus 8 MKS, Adilla Yussianne, M.Pd., dan Pengawas Gugus 5, Nurhidayati Putri, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran 43 peserta dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dari kepala sekolah dan guru untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas profesional dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin beragam.
Pendidikan Inklusif, Sekolah untuk Semua
Pendidikan inklusif pada dasarnya menempatkan setiap peserta didik sebagai individu yang memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Perbedaan kemampuan, karakteristik, latar belakang, maupun kebutuhan belajar bukan menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Kepala sekolah dan guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah, dan mampu memberikan kesempatan berkembang bagi seluruh peserta didik.
Karena itu, peningkatan kompetensi pendidik menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pendidikan yang benar-benar memberikan ruang bagi setiap anak.
Mendapat Dukungan Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi
Kegiatan pelatihan ini juga mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, Albertiusman, S.Si., M.Si.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru di Kota Bukittinggi, termasuk dalam memahami dan mengimplementasikan pendidikan inklusif di satuan pendidikan.
Kolaborasi antara pengawas, kepala sekolah, guru, dan Dinas Pendidikan diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Pengawas Gugus 8 MKS, Adilla Yussianne, M.Pd., bersama Pengawas Gugus 5, Nurhidayati Putri, S.Pd., M.Pd., turut memastikan kegiatan diikuti dengan baik oleh seluruh peserta dari kedua gugus.
Dari Pelatihan Menuju Praktik Baik di Sekolah
Pelatihan yang dilaksanakan di BGTK Sumatera Barat ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan kompetensi semata. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran dan pengelolaan sekolah.
Lebih jauh, para peserta juga diharapkan dapat berbagi pengetahuan dengan rekan sejawat di sekolah masing-masing sehingga dampak kegiatan dapat dirasakan lebih luas.
Dengan semangat belajar dan berkolaborasi, Gugus 5 dan Gugus 8 MKS Kota Bukittinggi terus mengambil bagian dalam membangun pendidikan yang inklusif, ramah anak, nondiskriminatif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap peserta didik.
Peserta Gugus 5 dan Gugus 8 MKS Kota Bukittinggi bersama para pendamping saat mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif di BGTK Sumatera Barat, Kamis (1/10/2026). Sebanyak 43 kepala sekolah dan guru mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....