Legislator Pusat Dorong Gerakan RANA di Madrasah Tanah Datar
- 29 Sep 2026 18:22 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar — Pendidikan madrasah di Tanah Datar mendapat perhatian khusus dari legislator pusat terkait Gerakan Ruang Aman dan Nyaman Anak atau RANA di madrasah.
Anggota DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, berbagi perhatian mendalam terhadap gerakan tersebut bagi peserta didik di lingkungan madrasah.
Bagi daerah, kehadiran dan kepedulian sosok wakil rakyat di Senayan ini membawa angin segar sekaligus dorongan moral yang kuat bagi dunia pendidikan.
Beliau menegaskan bahwa sekolah bukan sekadar tempat memindahkan ilmu, melainkan ruang tumbuh yang memanusiakan anak secara utuh.
Rasa aman fisik, psikologis, hingga digital menjadi hak mendasar yang wajib dipenuhi bagi seluruh siswa di madrasah.
Komitmen tersebut mendasari digelarnya Seminar Nasional Ngobrol Pendidikan Islam oleh Kementerian Agama RI melalui UIN Imam Bonjol Padang bersama Komisi VIII DPR RI.
Kegiatan berlangsung di Grand Rocky Hotel Bukittinggi pada Rabu, 2 September 2026 dengan mengusung tema Gerakan Ruang Aman dan Nyaman Anak di Madrasah.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam melindungi anak dari ancaman perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Dari jajaran madrasah, sebanyak 125 peserta dari Kemenag Tanah Datar dan 75 peserta dari Kemenag Padang Panjang hadir menyerap arahan tersebut.
Melalui forum ini, Hj. Lisda Hendrajoni mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan madrasah tidak hanya dilihat dari prestasi akademik, tetapi juga dari senyum dan rasa bahagia anak.
Sejalan dengan arahan tersebut, Widyaiswara BDK Padang, Hj. Khurnia Eva Nilasari, menekankan pentingnya membangun ekosistem well-being melalui Kurikulum Berbasis Cinta dengan disiplin positif.
Sementara Kankemenag Kota Padang Panjang, H. Mukhlis, memaparkan tata kelola madrasah berbasis RANA yang transparan, akuntabel, serta pembentukan Satgas Anti-Kekerasan di madrasah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....