Tanah Datar Buka Jalan Santri Kuliah Timur Tengah
- 29 Sep 2026 18:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar — Mimpi generasi muda Tanah Datar untuk menimba ilmu hingga ke jazirah Arab kini makin dekat dan terarah.
Kemudahan akses pendidikan internasional ini hadir berkat sinergi nyata antara pimpinan pondok pesantren dan lembaga pendampingan studi luar negeri.
Langkah konkret tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren Tanah Datar dan H. MY Education Center.
Kesepakatan tersebut berlangsung di sela pertemuan rutin di PPMTI Koto Tinggi, Rabu, 17 September 2026.
MoU ditandatangani Ketua FKPP Damsir Dt. Maharajo Nan Salareh dan Mudir H. MY Education Center Wardiantono serta disaksikan Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Hendri Pani Dias.
Kabar gembira ini makin terasa nyata karena tahun ini sebanyak 61 santri dari Tanah Datar siap berangkat melanjutkan studi ke Timur Tengah.
Dari jumlah tersebut, 27 santri diantaranya mendapatkan fasilitas bimbingan, kelengkapan berkas, hingga pengurusan administrasi dari H. MY Education Center.
Rinciannya 17 santri dari PP Darul Ulum Tigo Jangko, 3 dari PPTI Nurul Yaqin Batipuh Ateh, 5 dari Ponpes Islam Haji Miskin, 1 dari PPMTI Koto Tinggi, dan 1 dari PP Muhammadiyah Koto VII.
Kemitraan strategis ini tak hanya membukakan jalan bagi santri pesantren, namun juga memfasilitasi siswa madrasah yang ingin kuliah di Universitas Al-Azhar.
Melalui bimbingan bahasa, pembinaan akademik, dan pendampingan legalitas, kualitas calon mahasiswa luar negeri dapat dipersiapkan secara matang.
Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan perluasan jejaring kerja sama yang digagas FKPP demi kemajuan pendidikan Islam.
"Ilmu dan pengalaman yang didapat para santri di Timur Tengah kelak diharapkan membawa keberkahan serta dorongan besar bagi kemajuan pendidikan," tutur H. Hendri Pani Dias.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....