Jasa Raharja Serahkan Santunan Dua Korban Kapal Virgo
- 18 Sep 2026 20:34 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bandung: Perusahaan Perseroan Jasa Raharja terus menindaklanjuti pemenuhan hak korban meninggal dunia dalam insiden Kapal Motor Virgo Transport Delapan.
Setelah sebelumnya menyerahkan santunan kepada sejumlah ahli waris korban yang telah teridentifikasi dan terverifikasi, Jasa Raharja kembali menyerahkan santunan kepada dua ahli waris korban yang berdomisili di Jawa Barat, Jumat tanggal 18 September Tahun 2026.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, didampingi Direktur Utama Jasaraharja Putera Abdul Haris, Kepala Kantor Wilayah Perusahaan Perseroan Jasa Raharja Jawa Barat Tamrin Silalahi, serta Kepala Unit Penegakan Hukum Kepolisian Resor Kota Bandung Inspektur Polisi Satu Lilim Walim, dan Perwakilan dari Bidang Lalu Lintas Balai Pengelola Transportasi Darat Tingkat Satu Jawa Barat Firman, menyerahkan santunan secara langsung kepada ahli waris korban.
Santunan diserahkan kepada Bapak Miming, ayah kandung korban Erik Maosul Latip, yang hadir mewakili istri korban selaku ahli waris, serta didampingi oleh Agus Mulyadi, Kepala Desa Situsaeur sekaligus paman korban.
Sementara itu, santunan untuk korban Risyan Kurnia Putra diterima oleh Siti Kirani Nazwatul Fadilah, adik kandung korban, yang hadir mewakili ibu kandung korban selaku ahli waris, didampingi oleh Mahmudin, kakak ipar korban.
Sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan insiden Kapal Motor Virgo Transport Delapan, Jasa Raharja terus memastikan pemenuhan hak korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Hingga tanggal 18 September Tahun 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada seluruh enam korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi, dan diketahui berdomisili di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyerahan santunan dilakukan setelah proses identifikasi dan verifikasi data korban dinyatakan valid.
Sesuai ketentuan, masing-masing korban meninggal dunia memperoleh santunan sebesar 50 juta rupiah, serta manfaat tambahan dari Jasaraharja Putera sebesar 20 juta rupiah, yang diserahkan kepada ahli waris yang sah.
Langkah ini sejalan dengan semangat Jasa Raharja untuk Melayani Sepenuh Hati, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam ekosistem Danantara untuk memastikan kehadiran Badan Usaha Milik Negara dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang tengah menghadapi duka.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, kelancaran proses penyaluran santunan kepada keluarga korban tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan insiden Kapal Motor Virgo Transport Delapan.
“Sejak proses pencarian dan evakuasi dimulai, kami berupaya melakukan pendataan secara bersama sama melalui kesiapsiagaan insan Jasa Raharja yang berada di posko, informasi dari keluarga korban, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Data dan informasi tersebut kemudian kami padukan dengan sistem dan integrasi data yang telah kami miliki. Tentunya, semua ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang bersama sama membantu proses penanganan sejak awal,” ujar Awaluddin.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pendataan, identifikasi, dan verifikasi korban. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting agar hak keluarga korban dapat segera dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Yang kami lakukan adalah berupaya hadir dan memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada keluarga korban. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, karena dengan kerja bersama sejak proses pencarian dan evakuasi, pendataan hingga identifikasi, proses pelayanan kepada keluarga dapat berjalan dengan lebih baik,” tambahnya.
Awaluddin menegaskan, komitmen Jasa Raharja tidak hanya sebatas memastikan pemenuhan hak santunan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk dalam proses penanganan hingga kepulangan jenazah dan kembali ke tengah keluarga.
“Ini adalah duka kita bersama. Kami memahami bahwa situasi ini tidak mudah bagi keluarga korban. Santunan tentu tidak dapat menggantikan kehilangan orang yang kita cintai, namun kami berharap kehadiran Jasa Raharja sebagai wujud kehadiran negara dapat memberikan dukungan dan membantu meringankan beban keluarga di tengah masa duka. Kami akan terus memberikan yang terbaik sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan,” ujar Awaluddin.
Selain penyerahan santunan, Jasa Raharja juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan korban yang masih menjalani perawatan serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganan korban lainnya.
“Jasa Raharja hadir untuk memberikan kepastian pelayanan dan santunan korban. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait saat ini memastikan prioritas kami adalah proses evakuasi dan pencarian korban yang sedang berjalan,” tutur Awaluddin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....