Trans Da'i, Bina Akhlak Melalui Pesantren Lapas
- 16 Sep 2026 03:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Biaro - Komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dalam menyukseskan program keagamaan melalui Pesantren Lapas terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Program pembinaan keagamaan bagi warga binaan ini menjadi salah satu ikhtiar penting dalam membangun karakter, memperkuat akhlak, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Pesantren Lapas yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Biaro, kembali menghadirkan materi keagamaan yang menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama melalui sikap saling menghormati, saling membantu dan tidak saling mengganggu.


Pada kegiatan yang dilaksanakan Senin 14 September, materi disampaikan oleh Ustadz Zulkifli dengan menjadikan Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 11 sebagai dasar dan landasan dalam penyampaian tausiyah kepada seluruh warga binaan.
Dalam pemaparannya, Ustadz Zulkifli menegaskan bahwa setiap manusia memiliki kewajiban untuk menjaga kehormatan dan martabat sesamanya. Tidak dibenarkan seseorang merendahkan, mengejek ataupun memperlakukan orang lain dengan sikap yang dapat menyakiti hati.
Menurutnya, kehidupan yang harmonis hanya dapat terwujud apabila setiap individu mampu membangun rasa saling menghormati dan saling membantu dalam kebaikan.
"Jangan merasa diri lebih baik dari orang lain. Bisa jadi orang yang kita anggap biasa justru memiliki nilai yang lebih baik di hadapan Allah SWT. Karena itu, mari kita belajar untuk saling menghormati, saling membantu dan tidak saling mengganggu," tegas Ustadz Zulkifli.
Ia juga berpandangan bahwa perubahan diri harus dimulai dari cara seseorang memperlakukan orang lain. Akhlak yang baik, menurutnya, bukan hanya terlihat dari rajinnya seseorang beribadah, tetapi juga dari kemampuannya menjaga lisan, menghargai sesama dan menciptakan ketenangan di lingkungan tempat tinggal.
Sementara itu, pada penyampaian materi sebelumnya, Ustadz Zainal Abidin memberikan penguatan tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang Muslim. Ia menegaskan bahwa akhlak merupakan fondasi utama dalam membangun pribadi yang lebih baik, termasuk bagi warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.
Menurut Ustadz Zainal Abidin, perubahan tidak akan berarti apabila tidak dibarengi dengan perubahan sikap dan perilaku. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun hubungan yang lebih baik dengan Allah SWT maupun sesama manusia.
| Baca juga: Pendidikan dan Keluarga Jadi Benteng Utama |
"Akhlak yang baik dimulai dari hal-hal sederhana. Saling menghormati, saling membantu dan tidak mengganggu orang lain adalah bagian dari akhlak mulia yang harus kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Lebih lanjut, Ustadz Zainal Abidin berpendapat bahwa seseorang yang memiliki akhlak baik akan mampu membawa ketenangan, bukan hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga bagi lingkungan di sekitarnya. Sebaliknya, perilaku yang suka mengganggu, meremehkan dan menyakiti orang lain hanya akan merusak persaudaraan dan menghambat proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Pesantren Lapas menjadi wadah pembinaan yang tidak hanya memberikan pemahaman tentang ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai moral, memperbaiki perilaku dan membangun semangat perubahan bagi seluruh warga binaan.
Melalui materi yang disampaikan oleh para pemateri, warga binaan diharapkan mampu mengambil hikmah serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Saling menghormati, saling membantu dan tidak mengganggu sesama menjadi pesan sederhana namun memiliki makna mendalam dalam membangun kehidupan yang damai dan penuh kebersamaan.
Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi akan terus berkomitmen mendukung keberlanjutan Program Pesantren Lapas sebagai bagian dari upaya memberikan pembinaan keagamaan dan membangun pribadi warga binaan yang beriman, berakhlak mulia serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.(Andreas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....