Kualitas Udara Tak Sehat, PAUD hingga SMP Padang Panjang Belajar di Rumah

  • 14 Sep 2026 08:16 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Pemerintah Kota Padang Panjang memberlakukan pembelajaran dari rumah selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu, 14-16 September 2026. Kebijakan ini diambil menyusul memburuknya kualitas udara di wilayah itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud Kota Padang Panjang Nasrul mengatakan, kondisi kualitas udara saat ini berada pada kategori Indeks Standar Pencemar Udara ISPU sedang hingga tidak sehat, yakni pada angka 51 sampai 152.

“Kondisi kualitas udara di wilayah Kota Padang Panjang dan sekitarnya berfluktuasi dari kategori sedang hingga tidak sehat. Kondisi ini berpotensi membahayakan kesehatan, khususnya bagi anak-anak, peserta didik dan PTK,” ujar Nasrul di Padang Panjang, Senin 14 September 2026.

99.73%

Untuk itu, ia menyampaikan imbauan resmi terkait pelaksanaan pembelajaran.

Untuk satuan pendidikan PAUD dan TK negeri maupun swasta yang menjadi kewenangan Pemko, proses belajar mengajar diliburkan sepenuhnya.

“Proses belajar mengajar diliburkan sepenuhnya dan diimbau untuk belajar dan beraktivitas secara mandiri di rumah di bawah pengawasan orang tua. Dilakukan pembatasan aktivitas di luar ruangan, penggunaan masker berada di luar rumah serta pemantauan kesehatan anak,” tegasnya.

Sementara untuk SD dan SMP negeri maupun swasta, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka PTM dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh PJJ atau Belajar Dari Rumah BDR secara daring terstruktur.

“Pembatasan aktivitas di luar rumah, penggunaan masker berada di luar rumah serta pemantauan kesehatan anak tetap harus dilakukan,” lanjutnya.

Untuk satuan pendidikan di luar kewenangan Pemko, yakni RA, MI, MTs dan MA sederajat, PTM dialihkan menjadi PJJ menyesuaikan petunjuk teknis dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kemenag Kota Padang Panjang.

Sedangkan SMA, SMK dan SLB sederajat menyesuaikan kebijakan dari Kepala Cabang Dinas Kacabdin Pendidikan Wilayah I Provinsi Sumatera Barat.

Nasrul juga merinci tugas guru selama PJJ. Guru diminta mempersiapkan bahan ajar dan tugas terstruktur yang tidak membebani siswa.

“Mempersiapkan bahan ajar, tugas terstruktur, atau modul Pembelajaran Jarak Jauh yang tidak membebankan peserta didik secara berlebihan. Memantau kehadiran dan keaktifan peserta didik secara berkala melalui media komunikasi digital,” katanya.

Ia juga meminta orang tua berperan aktif mendampingi anak selama di rumah.

“Orang tua atau wali murid wajib memandu, mendampingi, dan memastikan anak tetap berada di dalam rumah serta tidak berkeliaran di luar rumah,” ujarnya.

Untuk hari selanjutnya, proses belajar mengajar akan kembali disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara di Kota Padang Panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....