Gandeng Baznas dan LAZ: Matangkan Pemberdayaan Ekonomi Umat
- 08 Sep 2026 07:50 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dalam rangka mematangkan sekaligus menyukseskan program pemberdayaan ekonomi umat melalui KUA Revitalisasi, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf menggelar dua pertemuan penting di Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Senin, 7 September 2026.
Kedua pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Husnul Bashir didampingi Pelaksana, Yossa Fitrina dan Sri Dali Yanti. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, evaluasi serta persiapan pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pertemuan pertama dilaksanakan bersama admin dan penanggung jawab Program Pemberdayaan Ekonomi Umat yang dilaksanakan melalui kerja sama Kementerian Agama Kota Bukittinggi dengan Baznas Kota Bukittinggi.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan koordinasi dan evaluasi pasca pencairan bantuan kepada para penerima manfaat. Selain itu, peserta juga membahas berbagai persiapan teknis untuk pelaksanaan pertemuan bulanan serta agenda kunjungan langsung ke lokasi usaha penerima manfaat.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan yang telah disalurkan benar-benar memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan para penerima manfaat.
Selanjutnya, pada pertemuan kedua, Husnul Bashir memimpin pertemuan bersama calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan LAZ Aspen dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Bukittinggi.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai persiapan pelatihan penyusunan Business Plan atau rencana bisnis bagi para calon penerima manfaat. Pelatihan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan peserta agar memiliki perencanaan usaha yang matang, terarah dan berkelanjutan.
Husnul Bashir menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi umat tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendampingan, peningkatan kapasitas serta perencanaan usaha yang baik.
“Program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat. Tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri, terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.
"Dua pertemuan ini merupakan langkah nyata Kementerian Agama Kota Bukittinggi untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan program pemberdayaan yang produktif dan tepat sasaran. Sinergi bersama Baznas Kota Bukittinggi, LAZ Aspen dan UPZ Kemenag menjadi kekuatan bersama dalam membangun kemandirian ekonomi umat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
"In Syaa Allah, Kemenag kota Bukittinggi terus bergerak, memperkuat kolaborasi dan menghadirkan pemberdayaan ekonomi umat menuju masyarakat yang mandiri, produktif dan sejahtera," pungkasnya. (Andreas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....