RRI.CO.ID,Bukittinggi - Human Initiative (HI) kembali menggelar program Belanja Bareng Ibu Tangguh (BBIT) di Kota Bukittinggi, Minggu (6/9/2026). Sebanyak 52 perempuan yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online dan ojek offline mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan diawali dengan talk show di Aula Balai Kota Bukittinggi. Setelah itu, para peserta diajak berbelanja bersama menggunakan voucher yang telah disiapkan HI di HOKI Swalayan.
Kegiatan BBIT pun tidak hanya menjadi ajang berbagi kebutuhan, tetapi juga menjadi ruang bagi para perempuan pengemudi ojek untuk mendapatkan perhatian, motivasi, sekaligus dukungan dalam menjalankan peran mereka sebagai pencari nafkah bagi keluarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Human Initiative Sumbagteng Hendra Nafsosianto, Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi Susi Yanti, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, Bundo Kanduang serta sejumlah perwakilan GenRe Kota Bukittinggi.
Sambutan Ketua Human Initiative (HI) Sumbagteng Hendra Nafsosianto.
Talk show menghadirkan Nurul Amanda dan Emalia Yuli Israwanti sebagai narasumber. Pembahasan diarahkan pada peran perempuan dalam keluarga, terutama dalam mengatur waktu dan keuangan rumah tangga.
Kepala Cabang HI Sumbagteng, Hendra Nafsosianto, mengatakan program BBIT tahun ini telah memasuki tahun ketiga. Jika sebelumnya menyasar kelompok perempuan secara umum, tahun ini HI memberikan perhatian khusus kepada perempuan yang bekerja sebagai pengemudi ojek di Kota Bukittinggi dan wilayah Agam Timur.
"Program Belanja Bareng Ibu Tangguh ini sudah memasuki tahun ketiga. Tahun ini kita bersama ibu-ibu yang bekerja sebagai ojek online maupun ojek pangkalan," ujar Hendra.
Menurut Hendra, 52 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari perempuan usia muda hingga yang sudah lanjut usia.
Setiap peserta memperoleh voucher belanja senilai Rp500 ribu. Voucher tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan pribadi di HOKI Swalayan.
Sambutan Wakil Walikota Bukittinggi Ibnu Asis
"Voucher ini bebas digunakan untuk kebutuhan dapur maupun kebutuhan pribadi, seperti skincare dan kebutuhan lainnya," katanya.
Hendra menjelaskan, BBIT tahun ini dilaksanakan dalam dua rangkaian kegiatan. Peserta terlebih dahulu mengikuti talk show, kemudian dilanjutkan dengan belanja bersama.
"Talk show membahas bagaimana peran seorang ibu, bagaimana mereka mengelola waktu dan keuangan dalam rumah tangga," jelasnya.
Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi HI dengan Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi dan GenRe Kota Bukittinggi. Selain terlibat dalam pelaksanaan, GenRe juga ikut menghimpun donasi untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.
Hendra berharap BBIT dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjangkau lebih banyak perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, khususnya bagi perempuan yang bekerja sebagai pengemudi ojek, baik online maupun offline. Semoga program ini bisa membantu dan menjadi langkah pemberdayaan bagi ibu-ibu di Kota Bukittinggi," ujarnya.
Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menyampaikan apresiasi kepada Human Initiative yang telah menggagas program Belanja Bareng Ibu Tanggu tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi, kami sangat mengapresiasi Human Initiative yang menyelenggarakan program Ibu Tangguh ini. Ini membuka mata kita bahwa masih banyak perempuan yang selain sebagai ibu rumah tangga juga menjadi kepala rumah tangga dengan cara mereka mencari nafkah untuk membiayai kehidupan keluarga," kata Ibnu Asis.
Sementara itu, perwakilan GenRe Kota Bukittinggi, M. Abil, mengatakan pihaknya diajak HI untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan BBIT.
"Kami berkolaborasi dengan HI dan nantinya juga mendampingi ibu-ibu ojek online saat berbelanja. Masing-masing mendapatkan voucher Rp500 ribu," kata Abil.
Abil menjelaskan, GenRe juga menggalang donasi dari sejumlah sekolah di Kota Bukittinggi. Donasi tersebut berasal dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 4, SMA Negeri 5, SMK Negeri 2, MAN 2 serta SMA Xaverius.
"Donasi ini kami galang untuk ibu-ibu tangguh dan juga untuk masyarakat di NTT. Nantinya donasi tersebut akan disalurkan oleh Human Initiative," ujarnya.
Belanja Bareng Ibu Tangguh (BBIT) pengemudi Ojol Perempuan, yang merupakan program HI kolaborasi dengan GenRe kota Bukitinggi dan HOKI Swalayan.
Salah seorang pengemudi ojek online perempuan yang akrab disapa BB menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para perempuan pengemudi ojek.
Hal senada disampaikan Nina Wilya Sari (42), pengemudi ojek online asal Bukittinggi. Menurutnya, bantuan berupa voucher belanja tersebut cukup berarti bagi dirinya dan perempuan pengemudi ojol lainnya.
"Ini sangat membantu, apalagi saat ini kondisi ekonomi sedikit sulit. Bantuan ini sangat membantu kami, khususnya perempuan ojol," pungkas Nina. (RSM)

