Kankemenag Padang Panjang gelar pembinaan Keluarga Sakinah untuk 25 pasangan

  • 02 Sep 2026 00:27 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan pembinaan Keluarga Sakinah di BLK Padang Panjang, Selasa 1 September 2026. Kegiatan ini diikuti 25 pasangan atau 50 orang peserta.

Kepala Kankemenag Kota Padang Panjang Mukhlis M. hadir sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Membangun Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah.”

Dalam materinya, Mukhlis menjelaskan perkawinan dalam Islam bukan sekadar hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi merupakan ikatan suci atau mitsaqan ghalizhan yang memiliki dimensi ibadah kepada Allah SWT, pembentukan keluarga, pemenuhan kasih sayang, perlindungan dan tanggung jawab, pendidikan generasi, serta pembentukan masyarakat yang baik.

Ia menekankan keluarga yang harmonis dibangun melalui iman, cinta, tanggung jawab, kesetiaan, dan komunikasi. Suami dan istri diharapkan mampu menjalankan peran masing-masing dengan saling menghormati, menyayangi, mendukung, serta menyelesaikan persoalan keluarga melalui komunikasi dan musyawarah.

Mukhlis juga mengingatkan bahwa keluarga sakinah bukanlah keluarga yang tidak pernah memiliki masalah.

“Keluarga sakinah adalah keluarga yang memiliki landasan iman, saling menghormati dan menyayangi, mampu berkomunikasi, bertanggung jawab, serta mampu menyelesaikan konflik dengan cara yang baik dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.

Di tengah perkembangan era digital, peserta juga diajak bijak dalam menggunakan media sosial dan menjaga komunikasi dalam keluarga. Berbagai tantangan seperti penggunaan media sosial berlebihan, komunikasi digital yang tidak sehat, kecanduan game, paparan konten negatif, hingga relasi yang tidak sehat melalui media digital disebut perlu menjadi perhatian bersama.

Melalui pembinaan ini, Kankemenag Kota Padang Panjang berharap para peserta semakin memahami pentingnya membangun rumah tangga yang dilandasi nilai-nilai agama, saling menguatkan, serta mampu menghadirkan ketenteraman, kasih sayang dan keberkahan dalam keluarga.

“Keluarga yang hebat bukan keluarga yang tanpa masalah, tetapi keluarga yang bersama-sama belajar menghadapi masalah dengan iman, kasih sayang, dan tanggung jawab,” tegas Mukhlis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....