Konsultasi Pendirian TQA, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Masyarakat

  • 01 Sep 2026 15:01 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung terlaksananya kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi, didampingi Pelaksana, Nur Hasnah dan Ansar Idris menerima kunjungan Pengurus Yayasan Islamic Excellence Center, Irvan Refliadi beserta tim Bertempat di ruang konsultasi Kemenag setempat Selasa, 1 September 2026.

Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi terus membuka ruang konsultasi dan memberikan pendampingan kepada masyarakat maupun lembaga keagamaan, sebagaimana pada kesempatan ini, Kemenag Kota Bukittinggi melalui Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren memberikan konsultasi mengenai izin pendirian Taman Taklimul Qur’an Lil Aulad (TQA) untuk kelompok usia 12 tahun ke atas yang direncanakan berlokasi di Kecamatan Koto Selayan, Kota Bukittinggi.

Dalam konsultasi tersebut, Zulfabriandi memberikan penjelasan mengenai berbagai persyaratan dan standar yang perlu dipenuhi dalam proses pendirian TQA. Ia menyampaikan bahwa pendirian lembaga pendidikan Al-Qur’an perlu mengacu pada ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pendirian TQA harus memenuhi standar yang telah ditetapkan sesuai regulasi, sehingga proses penyelenggaraan pendidikan nantinya dapat berjalan dengan baik dan memberikan layanan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas kepada masyarakat,” jelas Zulfabriandi.

Ia menjelaskan, standar penyelenggaraan TQA mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 637 Tahun 2024 tentang Standar Pendidikan Taman Taklimul Qur’an Lil Aulad (TQA). Ketentuan tersebut menjadi salah satu acuan penting bagi lembaga dalam mempersiapkan pendirian dan penyelenggaraan pendidikan TQA.

"Kemenag Kota Bukittinggi berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, konsultasi, dan pendampingan kepada masyarakat dalam pengembangan lembaga pendidikan keagamaan, sehingga setiap program yang hadir dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," pungkasnya

Sementara itu, Irvan Refliadi berharap, dari pertemuan dan konsultasi tersebut, Yayasan Islamic Excellence Center dapat mempersiapkan seluruh persyaratan pendirian secara tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga kehadiran lembaga pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat juga dapat semakin memperkuat pembinaan keagamaan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. (Andreas)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....