Jasa Raharja Bersama Stakeholder Gelar Kampanye Keselamatan di Tanjung Baringin

  • 29 Agt 2026 16:32 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Pasaman: PT Jasa Raharja Cabang Bukittinggi bersama Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Perhubungan dan Lingkungan Hidup (DPRKPP-LH) Kabupaten Pasaman, serta Pemerintah Nagari Tanjung Baringin sukses menyelenggarakan Acara Kampanye Keselamatan Lalu Lintas, Kamis 27 Agustus 2026.

Kegiatan bertempat di Kantor Wali Nagari Tanjung Baringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.

Kampanye ini mengusung tema "Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui Pemberdayaan Aparatur Kecamatan dan Desa".

Penyelenggaraan kegiatan merupakan tindak lanjut komitmen bersama pada Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Pasaman, Senin 24 Agustus 2026.

Program ini dirancang untuk menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban.

Aparatur tingkat nagari dan kecamatan dilibatkan sebagai garda terdepan dalam sosialisasi ke masyarakat.

Rangkaian acara tidak hanya berfokus pada edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas.

Peserta juga dibekali dengan tindakan respons cepat penanganan musibah di jalan raya.

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Berbasis Masyarakat, PT Jasa Raharja Bukittinggi Bersama Stakeholder Gelar Kampanye Keselamatan Dan Pelatihan PPGD Di Nagari Tanjung Baringin

Di lokasi acara, panitia menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bagi aparatur nagari dan masyarakat setempat.

Pelatihan bertujuan memberikan pemahaman teknis penanganan awal korban kecelakaan sebelum mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran kesehatan masyarakat, diselenggarakan pula layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

Warga antusias mengikuti layanan tersebut.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Jasa Raharja Bukittinggi bersama Polres Pasaman, Pemerintah Kabupaten Pasaman, dan Pemerintah Nagari Tanjung Baringin berharap dapat membentuk budaya tertib lalu lintas yang kuat.

Harapannya, masyarakat lebih disiplin dan sadar akan keselamatan berkendara.

Dengan pemberdayaan masyarakat lokal, diharapkan terwujud lingkungan transportasi yang aman, tertib, dan selamat.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret menekan angka kecelakaan di wilayah Pasaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....