Zakat Dan Infak Bukittinggi Ringankan Warga Mustahik

  • 28 Agt 2026 03:54 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi: Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional dan Kementerian Agama menyalurkan zakat.

Penyaluran dilakukan kepada 59 mustahik dan infak bencana gempa Nusa Tenggara Timur.

Bantuan diserahkan secara simbolis Senin, 24 Agustus 2026 di Aula Balai Kota.

Pejabat hadir yaitu Sekretaris Daerah, Kepala Kementerian Agama, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Bukittinggi Yandri Gusdianto Datuk Alang Batuah menjelaskan rincian program.

"Badan Amil Zakat Nasional menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni melalui program Bukittinggi Peduli," ujarnya.

Program Rumah Tidak Layak Huni menyasar tiga mustahik berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Sumatera Barat.

Total bantuan mencapai Rp75 juta untuk perbaikan rumah penerima manfaat.

Program Bukittinggi Cerdas memberikan beasiswa kaderisasi ulama ke Timur Tengah.

Delapan penerima menerima total dana sebesar Rp64 juta dari lembaga.

Program Bukittinggi Makmur menyalurkan bantuan modal usaha kepada 48 mustahik binaan Kementerian Agama.

Nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp111.977.000 untuk penguatan ekonomi keluarga.

Selain zakat, lembaga berhasil mengumpulkan infak sebesar Rp10 juta.

Dana tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.

Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi Irwan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan lembaga.

"Bantuan usaha diharapkan dimanfaatkan untuk stimulus pengembangan usaha penerima," katanya.

Sekretaris Daerah Rismal Hadi menegaskan penyaluran zakat merupakan bentuk transparansi lembaga.

Penyaluran mencakup modal usaha, rumah, pendidikan, dan infak bencana secara terukur.

"Bantuan agar dikelola dengan baik sehingga meningkatkan kesejahteraan penerima secara nyata," ucapnya.

"Kedepan penerima diharapkan mandiri dan membantu masyarakat lain yang membutuhkan," tambahnya.

Rismal juga menyampaikan doa bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur.

"Semoga infak yang disalurkan meringankan beban dan memberi ketabahan bagi mereka," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....