Workshop Kemasan Bangkitkan UMKM Bukittinggi Pasca Bencana
- 28 Agt 2026 03:32 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi: Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif menggelar workshop desain kemasan.
Kegiatan itu dilaksanakan Kamis, 27 Agustus 2026 di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI membuka acara secara resmi pagi tadi.
Kehadirannya menandai dukungan pusat terhadap pemulihan ekonomi kreatif daerah terdampak bencana.
Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekraf Megawati Panjaitan menyampaikan tujuan program tersebut.
“Kegiatan ini bentuk kepedulian pemerintah mendorong ekonomi pasca bencana lewat kreativitas budaya,” ujarnya.
Workshop tersebut masuk dalam program Ekraf Peduli lingkup Direktorat Arsitektur dan Desain.
Kementerian Perdagangan ikut menjadi mitra penyelenggara kegiatan pelatihan kemasan produk lokal.
Sebanyak 50 pelaku usaha mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh.
Peserta berasal dari tiga subsektor unggulan yaitu kuliner, kriya, dan fashion.
Materi disampaikan melalui pemaparan, studi kasus, praktik, simulasi, dan umpan balik.
Setiap peserta menerima bimbingan langsung dari tim ahli desain kemasan nasional.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian tersebut.
“Bukittinggi memiliki potensi bordir, songket, kerajinan tangan, dan kuliner khas daerah,” katanya.
Ia mendorong generasi muda menciptakan produk kreatif berdaya saing global.
“Gali sejarah budaya dari usaha yang ditekuni agar bernilai jual tinggi,” pesan Ramlan.
Pemerintah daerah menilai ekonomi kreatif menjadi pilar penting pemulihan pascabencana.
Produk lokal harus tampil menarik agar mampu bersaing di pasar nasional.
Desain kemasan berkualitas diyakini meningkatkan nilai dan daya tarik konsumen.
UMKM Bukittinggi diharapkan segera menerapkan hasil workshop dalam produksi masing-masing.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen Pemko memulihkan perekonomian masyarakat kreatif.
Langkah nyata tersebut diharapkan mempercepat bangkitnya usaha pasca bencana Sumatera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....