Siswa SMA Praja Nusantara Kibarkan Semangat Merah Putih di Istana Gubernur Sumbar

  • 17 Agt 2026 08:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Semangat kemerdekaan terasa semakin membara di Istana Gubernur Sumatera Barat berkangayng Senin (17/8/2026), saat 31 siswa SMA Praja Nusantara Sumatera Barat mendapat kehormatan menghadiri upacara penaikan dan penurunan Sang Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan mengenakan seragam khas yang menyerupai pakaian Polisi Pariwisata, para siswa tampil gagah dan disiplin di tengah khidmatnya upacara peringatan hari kemerdekaan.

Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi menjadi bagian dari proses menanamkan nasionalisme, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap tanah air sejak usia sekolah.

Ketua Yayasan SMA Praja Nusantara Sumatera Barat, Dr. H. Defi Endri, yang turut hadir dalam upacara penaikan bendera, mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan para siswa dengan seragam berbeda sesuai momentum peringatan nasional.

“Untuk upacara 17 Agustus ini sengaja siswa kita hadirkan memakai seragam yang mirip Polisi Pariwisata. Saat Hari Kebangkitan Nasional, mereka menggunakan PDH putih, sedangkan pada upacara Hari Pahlawan memakai PDH loreng,” ujar Defi Endri.

Menurutnya, penggunaan seragam tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Setiap momentum kebangsaan diharapkan mampu memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda tentang arti perjuangan, pengorbanan dan tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Defi Endri juga mengapresiasi pelaksanaan upacara di Istana Gubernur Sumatera Barat yang berlangsung tertib dan penuh kedisiplinan.

Ia menyoroti ketatnya pengaturan waktu dan akses masuk lokasi upacara. Bahkan, sejak sekitar pukul 07.00 WIB, pintu gerbang Istana Gubernur telah ditutup.

“Upacara penaikan bendera di Istana Gubernur tertib dan disiplin. Jam 07.00 pagi pintu masuk gerbang Istana sudah ditutup, lebih cepat daripada biasanya. Sehingga banyak undangan yang datang terlambat dan tidak bisa memarkirkan mobilnya di halaman belakang,” ungkapnya.

Bagi 31 siswa SMA Praja Nusantara, pengalaman mengikuti upacara di Istana Gubernur menjadi momentum yang tidak mudah dilupakan.

Di bawah kibaran Merah Putih dan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mereka menyaksikan secara langsung bagaimana sebuah peringatan kemerdekaan dilaksanakan dengan penuh kehormatan dan kedisiplinan.

Semangat itu diharapkan tidak berhenti ketika upacara selesai. Dari halaman Istana Gubernur, para pelajar membawa pulang pesan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan amanah yang harus diisi dengan prestasi, disiplin, pengabdian, dan kerja keras untuk masa depan Indonesia.

Merah Putih berkibar hari ini, semangat perjuangan harus terus menyala di dada generasi muda Sumatera Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....