Lentera hati Kata kata Mutiara Penyejuk hati

  • 10 Agt 2026 15:25 WIB
  •  Bukittinggi

Oleh,

Kompol. H. Syafrizen SH Datuk Rang Batuah

Ustd Zen Hoki (UZH)

RRI.CO.ID,Pessel - Menjalani kehidupan membutuhkan kesabaran, rasa syukur, serta keyakinan kuat kepada Allah SWT. Dalam setiap perjalanan hidup, manusia dituntut untuk terus berikhtiar menjadi pribadi yang lebih baik, sembari menyerahkan hasil akhirnya kepada Sang Pencipta.

Salah satu perkara yang kerap menjadi bagian dari perjalanan hidup adalah persoalan jodoh. Mencari pasangan hidup yang baik tentu membutuhkan kehati-hatian. Kekhawatiran salah memilih atau harapan yang belum mendapatkan kepastian terkadang membuat seseorang merasa gelisah.

Namun, hal terpenting bukan sekadar mencari jodoh yang baik, melainkan terlebih dahulu berusaha menjadikan diri sendiri sebagai pribadi yang baik.

“Bagaimana mengajak diri sendiri menjadi orang baik, itulah ikhtiar terhebat sebagai tugas kita yang harus segera dilakukan,” menjadi pesan yang mengandung makna mendalam dalam menjalani kehidupan.

Ketika seseorang terus memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, menjaga hati, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka segala urusan kehidupan diyakini akan mendapatkan jalan terbaik.

Termasuk dalam persoalan jodoh. Manusia bisa berjanji, tetapi manusia juga bisa mengingkari janji. Sementara janji Allah SWT adalah pasti.

Karena itu, tidak perlu berlebihan dalam kekhawatiran mengenai siapa jodoh yang akan datang. Yang terpenting adalah terus berikhtiar, memperbaiki diri, bersabar dan bersyukur atas segala ketentuan Allah SWT.

Dalam keyakinan seorang Muslim, ketika seseorang berusaha menjadi pribadi yang baik, Allah SWT akan memberikan kebaikan dalam berbagai sisi kehidupannya. Bukan hanya mengenai jodoh, tetapi juga dalam perjalanan, rezeki, pertemuan dengan orang lain, hingga akhir kehidupan.

Semua itu diharapkan hadir dalam suasana yang baik, penuh keberkahan dan kemudahan. Bahkan hubungan manusia dengan lingkungan dan alam semesta pun diharapkan senantiasa berada dalam kedamaian sebagai bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT.

Maka, menjalani kehidupan dengan bersyukur dan bersabar menjadi salah satu cara untuk menjaga hati tetap tenang. Tidak semua yang diinginkan harus segera dimiliki, dan tidak semua yang tertunda berarti tidak akan diberikan.

Ada kalanya Allah SWT menunda sesuatu karena sedang mempersiapkan sesuatu yang jauh lebih baik.

“Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu Akbar.”

Semoga seluruh doa, harapan dan hajat baik setiap insan dikabulkan Allah SWT. Semoga kita senantiasa diberikan kehidupan yang penuh kemudahan, kelapangan, keselamatan, kemenangan, keberuntungan, kemuliaan, kesuksesan, kejayaan dan keberkahan.

Semoga kebahagiaan senantiasa menyertai kehidupan di dunia yang sementara, dan kelak memperoleh kebahagiaan yang kekal di akhirat.

Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....