Kwarcab Padang Panjang Latih 51 Pramuka Penegak Siaga Bencana
- 07 Agt 2026 01:17 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang- Kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu dibangun sejak dini, termasuk dengan membekali generasi muda kemampuan bertahan, bekerja sama, dan memberikan pertolongan dalam situasi darurat.
Semangat tersebut menjadi bagian dari Latihan Dasar Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana Angkatan V Tahun 2026 yang diikuti 51 Pramuka Penegak tingkat SLTA se-Kota Padang Panjang.
Kegiatan yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang tersebut berlangsung dalam dua tahap, yakni pembekalan materi pada 25–26 Juli dan latihan lapangan pada 31 Juli–2 Agustus 2026.
Andalan Kwarcab Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana Yoseph Frans Dinata menyebutkan, selama pembekalan di dalam ruangan, peserta mendapatkan materi kepemimpinan, sosialisasi aplikasi Ayo Pramuka, serta Pramuka sebagai Motivator. Materi tersebut diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus memperkuat peran Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.
"Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan latihan lapangan yang menuntut peserta mengaplikasikan keterampilan secara langsung. Mereka mengikuti pengembaraan serta mendapatkan pelatihan mendirikan bivak, teknik simpul, prusiking, rappelling, hingga pertolongan pertama," jelasnya kepada Kominfo, Kamis 6 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menguji kemampuan teknis peserta, tetapi juga melatih ketahanan fisik dan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja dalam tim ketika menghadapi kondisi yang tidak mudah.
Latihan lapangan diawali dengan upacara pelepasan di Halaman Gedung M. Sjafei. Dari lokasi tersebut peserta menempuh rute pengembaraan yang telah ditentukan dengan sistem berpindah lokasi untuk bermalam.
Pada malam pertama, peserta mendirikan bivak di halaman Sport Centre Padang Panjang. Malam berikutnya, peserta kembali mendirikan bivak di Lapangan Kantor Lurah Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, sebelum menyelesaikan seluruh rangkaian latihan dan kembali ke Halaman Gedung M. Sjafei untuk mengikuti upacara penutupan.
Dalam pelaksanaannya, peserta didampingi 19 orang pendamping dan tiga Andalan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang. Pelatihan teknis juga diperkuat dua instruktur dari Basarnas Padang.
Keterlibatan instruktur dan pendamping tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya prosedur keselamatan, ketepatan mengambil tindakan, serta kerja sama ketika menghadapi situasi darurat.
"Melalui latihan tersebut, Pramuka tidak hanya diarahkan memiliki keterampilan dasar penanggulangan bencana, tetapi juga dibentuk menjadi generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan kesiapan untuk membantu masyarakat," ujarnya.
Latihan Dasar Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana Angkatan V Tahun 2026 diharapkan melahirkan kader-kader relawan muda yang tangguh, sigap, terampil, dan memiliki jiwa pengabdian. Bekal tersebut menjadi modal penting bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam mendukung upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Kota Padang Panjang.
Semangat kebersamaan, disiplin, dan kepedulian yang dibangun selama latihan menjadi bagian dari upaya Gerakan Pramuka membentuk generasi yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga siap hadir dan bermanfaat ketika masyarakat membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....