Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Sertifikasi Halal UMKM
- 06 Agt 2026 09:30 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen penuh mendukung percepatan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha guna meningkatkan daya saing UMKM lokal. Langkah ini ditegaskan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran di Padang pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Elzadaswarman menyampaikan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar kepatuhan regulasi, melainkan strategi membuka peluang pasar yang lebih luas. Pemko Payakumbuh siap memperkuat pendampingan agar semakin banyak produk lokal yang bersertifikat dan tepercaya di tingkat regional maupun nasional.
"Percepatan sertifikasi halal bukan hanya untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kepercayaan konsumen," kata Elzadaswarman.
Ia menambahkan, pengembangan ekosistem halal harus terintegrasi dari hilir ke hulu, mulai dari rantai pasok hingga promosi di sektor pariwisata. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha menjadi kunci utama dalam memajukan perekonomian berbasis produk halal di Payakumbuh.
"Kami berkomitmen memperkuat pendampingan, pembinaan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak produk UMKM kita yang memiliki sertifikat halal dan mampu bersaing," ujar Wawako menambahkan.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengingatkan batas akhir penahapan kewajiban sertifikasi halal untuk produk makanan, minuman, dan hasil sembelihan jatuh pada 17 Oktober 2026. Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota bergerak cepat memfasilitasi para pelaku usaha mikro dan kecil sebelum batas waktu tersebut.
"Sertifikasi halal telah berkembang menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya saing daerah, memberikan perlindungan kepada konsumen, memperluas akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai dan syariat," tutur Mahyeldi.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemko Payakumbuh optimistis pengembangan ekosistem halal tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga mampu menggenjot kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....