32 Balita Ikuti Lomba Balita Sehat di Padang Panjang, Pantau Tumbuh Kembang
- 05 Agt 2026 00:06 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Upaya memastikan anak tumbuh sehat sejak usia dini menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Padang Panjang dalam membangun generasi yang berkualitas. Salah satunya diwujudkan melalui Lomba Balita Sehat yang tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga sarana pemantauan kesehatan, status gizi, serta tumbuh kembang anak.
Sebanyak 32 balita dari 16 kelurahan mengikuti Lomba Balita Sehat yang digelar Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan di Auditorium Mifan, Selasa 4 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan dilaksanakan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang.
Para peserta terbagi dalam dua kategori usia, yakni 6–23 bulan dan 24–59 bulan. Selain menjadi kegiatan edukatif dan menyenangkan bagi balita, lomba ini juga menjadi momentum untuk melihat lebih dekat kondisi kesehatan dan perkembangan anak dari masing-masing kelurahan.
Ketua TP-PKK Kota Ny. Maria Feronika Hendri Arnis yang turut menjadi juri mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap Lomba Balita Sehat dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak dan keluarga yang mendapatkan manfaat.
"Semoga ke depannya kegiatan ini menjadi lebih besar dan lebih baik, sehingga semakin banyak balita yang dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat. Lomba Balita Sehat ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung terwujudnya generasi anak yang sehat, berkualitas, serta memiliki tumbuh kembang yang optimal," ujarnya.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak harus dimulai sejak masa awal pertumbuhan. Pemantauan secara rutin dinilai penting agar setiap potensi gangguan kesehatan maupun tumbuh kembang dapat diketahui dan ditangani sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Sonya Themiarto mengatakan, kegiatan tersebut dirancang tidak semata-mata sebagai perlombaan. Lomba Balita Sehat juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap balita memperoleh pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi, imunisasi, dan stimulasi perkembangan anak sejak usia dini," katanya.
Sonya menambahkan, pemantauan tumbuh kembang perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peran aktif orang tua bersama tenaga kesehatan. Pemenuhan gizi, imunisasi, pemeriksaan kesehatan, serta stimulasi sesuai usia anak menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita.
Dalam lomba tersebut, penilaian dilakukan oleh tim yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan. Tim terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dokter gizi, dan bidan dari puskesmas. Aspek yang dinilai mencakup kesehatan, status gizi, serta tumbuh kembang peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....