Padang Panjang Raih Dua Penghargaan di Festival Literasi Sumbar 2026

  • 10 Sep 2026 00:42 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Komitmen Kota Padang Panjang dalam membangun budaya literasi dan memperkuat ekosistem perpustakaan kembali berbuah prestasi. Pada Festival Literasi Provinsi Sumatera Barat 2026, Padang Panjang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.

Dua prestasi tersebut adalah Juara III Penilaian Perpustakaan Nagari dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang diraih Perpustakaan Manggis Cendikia, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat, serta Juara II Lomba Bertutur Tingkat SD/MI yang diraih siswi SDN 5 PPB, Khairatul Hafizah.

Capaian ini semakin lengkap dengan penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumbar kepada Bunda Literasi Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika. Ia menerima piagam dari Gubernur Sumbar Mahyeldi atas peran dan dukungannya dalam pengelolaan serta pengembangan perpustakaan daerah yang telah meraih akreditasi A, termasuk mendorong pengembangan perpustakaan di tingkat kelurahan.

Penyerahan penghargaan berlangsung saat pembukaan Festival Literasi Provinsi Sumatera Barat 2026, Selasa 8 September 2026, di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Padang. Penghargaan diserahkan Gubernur Mahyeldi didampingi Bunda Literasi Sumbar Ny. Harneli Bahar dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar Jumaidi.

Para penerima penghargaan turut didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang Januardi. Penghargaan untuk Perpustakaan Manggis Cendikia diterima Lurah Kampung Manggis Akbar Syahnan. Sementara penghargaan Lomba Bertutur diterima perwakilan SDN 5 PPB.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memberikan penghargaan kepada Bunda Literasi Ny. Maria Feronika. Kebahagiaan kami semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Lomba Bertutur serta penghargaan untuk Perpustakaan Manggis Cendikia di Kampung Manggis,” kata Januardi.

Selain mengikuti kompetisi, Padang Panjang juga berpartisipasi melalui stand pameran literasi. Stand Padang Panjang menampilkan berbagai buku karya penulis asal daerah itu.

“Kehadiran karya-karya lokal ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan intelektual dan budaya Padang Panjang kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Tidak hanya buku, stand Padang Panjang juga menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah UMKM, termasuk hasil pembinaan Taman Bacaan Masyarakat TBM dan kelurahan melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial TPBIS.

Menurut Januardi, konsep tersebut menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berhenti pada aktivitas membaca. Perpustakaan juga dapat berkembang menjadi ruang pembelajaran, pemberdayaan masyarakat, pengembangan keterampilan, hingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....