MUS-KB LMKB Dikukuhkan, Sinergi Ulama Perkuat Pembinaan Umat

  • 01 Agt 2026 07:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Pengurus Majelis Urang Syara’ Kurai Bukittinggi (MUS-KB) dan Lembaga Muballigh Kurai Bukittinggi (LMKB) periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Sabtu (1/8/2026).

Pelantikan Pengurus MUS-KB dilakukan oleh Ketua Kerapatan Adat Kurai (KAK) Kota Bukittinggi, Inyiak HS Datuak Sati, dengan H. Marfendi Dt. Basa Balimo sebagai Ketua Umum MUS-KB. Selanjutnya, H. Marfendi Dt. Basa Balimo selaku Ketua Umum MUS-KB melantik dan mengukuhkan Taufik Tuangku Mudo sebagai Ketua Umum LMKB periode 2026–2031.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Irwan, Kepala OPD, Niniak Mamak Kurai Limo Jorong, Bundo Kanduang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias,SH Datuak Nan Basa menyampaikan bahwa keberadaan lembaga ulama dan muballigh merupakan langkah strategis dalam memperkuat syiar Islam sekaligus mempersiapkan regenerasi ulama di tengah masyarakat.

Menurutnya, MUS-KB dan LMKB perlu menyusun program kerja yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, di antaranya pembinaan generasi muda, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pelatihan penyelenggaraan jenazah, serta peningkatan pemahaman keagamaan.

“Ini termasuk program prioritas kita. Kita ingin menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, tidak hanya dari sisi kemampuan, tetapi juga memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik. Karena itu, pemerintah bersama para ulama dan muballigh harus berjalan bersama dalam membina masyarakat dan mempersiapkan generasi yang beriman serta berakhlak mulia,” ujar Wali Kota.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi siap mendukung pengembangan MUS-KB dan LMKB sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter dan berakhlak.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, mengucapkan selamat atas pelantikan dan pengukuhan Pengurus MUS-KB dan LMKB periode 2026–2031. Ia menilai, kehadiran kedua lembaga tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga nilai-nilai agama dan adat sekaligus memperkuat pembinaan umat di Kota Bukittinggi.

“Kami berharap MUS-KB dan LMKB menjadi pemersatu umat, mampu menjawab berbagai persoalan keumatan, serta bersama-sama menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” ujarnya.

Ketua KAK Kota Bukittinggi, Inyiak HS Datuak Sati, Panghulu Pucuk Bulek Nan Balimo, menjelaskan bahwa pembentukan MUS-KB dan LMKB berawal dari gagasan yang berkembang dalam sejumlah bimbingan teknis yang difasilitasi Pemerintah Kota Bukittinggi.

Menurutnya, kedua lembaga tersebut menjadi wadah untuk menyatukan alim ulama, urang syara’ dan muballigh agar dapat bersinergi dalam membina umat serta memperkuat penerapan nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Terima kasih kepada Pemko Bukittinggi yang telah memfasilitasi pembentukan MUS-KB dan LMKB. Semoga kedua lembaga ini dapat bersama-sama membentengi anak kemenakan dari berbagai penyakit masyarakat serta memperkuat nilai-nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” ujarnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan periode 2026–2031, MUS-KB dan LMKB diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama dalam membangun sinergi antara ulama, muballigh, ninik mamak, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan generasi muda serta mewujudkan masyarakat Kurai Bukittinggi yang religius, beradat dan berakhlak mulia. (*/Syafrial)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....