Bupati Pasaman Hadiri Tabligh Akbar Peringati HUT RI

  • 31 Agt 2026 00:35 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Pasaman: Bupati Pasaman Welly Suhery menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut juga menyambut Maulid Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam seribu empat ratus empat puluh delapan Hijriah.

Acara keagamaan berlangsung pada hari Rabu tanggal 20 Agustus tahun 2026 dengan suasana khidmat.

Nuansa kekeluargaan dan religius terasa kuat selama pelaksanaan Tabligh Akbar di Kabupaten Pasaman.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hadir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Pasaman.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Pasaman, Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah juga turut hadir.

Aparatur Sipil Negara Kabupaten Pasaman dan undangan lainnya memadati lokasi pelaksanaan kegiatan Tabligh Akbar.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kebangsaan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya Bupati Welly Suhery menyampaikan pentingnya momentum peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Ia juga menekankan makna peringatan Maulid Nabi sebagai sarana mempererat tali silaturahmi masyarakat Pasaman.

Bupati mengajak seluruh masyarakat Pasaman meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam setiap hari.

Keteladanan tersebut harus diterapkan dalam bermasyarakat maupun dalam menjalankan roda pemerintahan daerah secara konsisten.

"Melalui peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan dan Maulid Nabi ini mari kita jadikan teladan Rasulullah.

Sebagai landasan moral dalam membangun Kabupaten Pasaman bangkit yang berkarakter, Maju, dan berkelanjutan," ujar Bupati Pasaman.

Bupati berharap kegiatan ini memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman.

Nilai religius dan nasionalisme diharapkan menjadi penggerak pembangunan daerah yang lebih baik ke depan.

Pemerintah Kabupaten Pasaman berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian pembinaan karakter masyarakat.

Sinergi ulama, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan daerah yang maju dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....