Wako Hendri Dengar Aspirasi Pedagang, Matangkan Benah Pasar Pusat
- 06 Jun 2026 00:31 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Pemko Padang Panjang terus mematangkan pembenahan Pasar Pusat dengan melibatkan langsung para pedagang. Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan jadi dasar kebijakan tepat sasaran untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di pusat ekonomi masyarakat.
Komitmen itu ditunjukkan lewat audiensi Wali Kota Hendri Arnis bersama pedagang Pasar Pusat di Gedung Pasar Lantai III, Jumat 5 Juni 2026 malam.
Pertemuan jadi forum terbuka bagi pedagang menyampaikan persoalan. Mulai dari penataan kawasan, aksesibilitas pengunjung, kondisi sarana prasarana, hingga pengelolaan kios.
Wako Hendri menegaskan Pemko berkomitmen menghadirkan Pasar Pusat yang lebih hidup, nyaman, dan menarik minat masyarakat berbelanja. Dengan sekitar 1.300 kios di kawasan itu, ia menilai potensinya besar untuk dioptimalkan lewat langkah strategis dan terukur.
“Kami hadir mendengarkan langsung aspirasi pedagang. Semua masukan hari ini sudah dicatat dan akan dibahas bersama tim teknis. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita kembali membahas lebih detail dan menampilkan konsep visual hasil akhir yang ingin diwujudkan untuk Pasar Pusat ini,” ujarnya.
Selain menampung aspirasi, Hendri juga menyoroti kios yang disewakan atau dikontrakkan ke pihak lain. Ia tegas praktik itu melanggar ketentuan dan akan ditindak Pemko.
“Ini tidak dibenarkan. Pedagang yang mengontrakkan toko ke pihak lain telah melanggar ketentuan. Persoalan ini akan kita selesaikan sesuai aturan berlaku,” tegasnya.
Dalam dialog, sejumlah pedagang menyampaikan usulan. Jon Faris dari Blok B minta penataan pedagang kaki lima menyeluruh hingga Blok B dan C, serta pembukaan akses masuk lebih mudah. Fitrialita, pedagang jahit lantai III Blok C, berharap akses ke lantai atas ditingkatkan agar pengunjung mudah menjangkau kios.
Elya Doza menyoroti kebocoran di beberapa titik dan jembatan penghubung yang perlu perbaikan demi keselamatan. Yusnidar mengusulkan peninjauan tarif sewa kios eksekutif yang dinilai masih tinggi. Rosmeri mengusulkan penggabungan kios berdampingan agar pedagang lebih fleksibel mengembangkan usaha.
Dukungan juga datang dari DPRD. Wakil Ketua DPRD Mardiansyah berharap persoalan pedagang segera ditindaklanjuti agar perdagangan kembali meningkat. “Pasar Pusat urat nadi ekonomi masyarakat. Kita semua ingin pasar ini ramai dan berkembang,” katanya.
Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi mengajak pedagang kompak menyampaikan aspirasi dan mendukung pembenahan Pemko.
Audiensi ini bagian langkah Pemko merumuskan strategi pengembangan Pasar Pusat lebih komprehensif. Diharap masukan pedagang melahirkan kebijakan yang meningkatkan kenyamanan berbelanja, memperkuat ekonomi, dan mengembalikan Pasar Pusat sebagai pusat perdagangan ramai dan produktif.
Hadir Wakil Wali Kota Allex Saputra, Sekretaris Komisi II DPRD Ridwansyah, Pj Sekda Wita Desi Susanti, para asisten, kepala OPD terkait, serta perwakilan pedagang Pasar Pusat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....