Bawaslu Tegaskan Tugas Pengawasan Pemilu Berbasis Pancasila

  • 01 Jun 2026 11:24 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang Panjang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 secara khidmat di Halaman Kantor Bawaslu, Senin 1 Juni 2026. Upacara mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Upacara dipimpin Ketua Bawaslu Kota Padang Panjang Hidayatul Fajri selaku inspektur upacara. Anggota Bawaslu Winda Aprizona, Koordinator Sekretariat Novlinda, serta seluruh staf teknis dan sekretariat hadir mengikuti jalannya upacara dengan tertib.

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi yang dibacakan Hidayatul Fajri, momentum Harlah Pancasila disebut sebagai waktu tepat merefleksikan komitmen kebangsaan agar nilai Pancasila tetap hidup di setiap insan Indonesia.

“Tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’ merupakan pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan menjaga keutuhan internal bangsa Indonesia. Lebih dari itu, nilai tersebut adalah jawaban nyata bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujar Fajri.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan nilai kemanusiaan.

Hidayatul Fajri menekankan, bagi Bawaslu Pancasila harus hadir nyata dalam setiap langkah pengawasan di lapangan. Ia menilai demokrasi dan kepemiluan sangat krusial bagi relevansi Pancasila.

“Ketika perbedaan kepentingan berpotensi memecah belah masyarakat, kita menyalurkannya melalui pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Di sinilah tugas pengawasan pemilu menjadi sangat suci, yaitu menjaga nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap tahapan demokrasi,” tegasnya.

Secara filosofis, ia menguraikan korelasi tugas Bawaslu dengan lima sila Pancasila. Saat menindak politik uang, Bawaslu menjaga Sila Kelima agar keadilan tidak diperjualbelikan. Saat mengawasi netralitas ASN, Bawaslu menjaga Sila Keempat untuk demokrasi jujur dan berkeadilan. Saat menyelesaikan sengketa secara konstitusional, Bawaslu mengamalkan Sila Ketiga untuk merawat persatuan.

Sementara melalui pengawasan partisipatif masyarakat, Bawaslu menghidupkan kerakyatan yang menjadi inti demokrasi Indonesia.

Upacara ditutup dengan doa bersama. Jajaran Bawaslu Padang Panjang berkomitmen terus menjadi benteng pertahanan ideologi bangsa melalui pengawalan pemilu bersih di Kota Serambi Mekkah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....