Hewan Kurban Padang Panjang Turun, Dispangtan Catat 408 Ekor
- 21 Mei 2026 10:33 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang - Jumlah hewan kurban di Kota Padang Panjang pada Idul Adha 1447 H diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Data sementara Dinas Pangan dan Pertanian mencatat 408 ekor hewan kurban telah dilaporkan hingga Kamis 21 Mei 2026, jauh di bawah capaian tahun 1446 H yang mencapai 663 ekor.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Dispangtan Kota Padang Panjang, drh. Wahidin Beruh, menilai jumlah tersebut hingga hari pemotongan diprediksi tidak akan melebihi tahun sebelumnya. Ia menyebut waktu pelaksanaan penyembelihan sudah semakin dekat.
“Untuk tahun ini memang terjadi penurunan. Dari data hari ini tercatat 408 ekor, terdiri dari sapi dan 2 ekor kambing yang tersebar di 16 kelurahan di Padang Panjang,” ujar Wahidin.
Hewan kurban tersebut berasal dari pelaksanaan kurban oleh masjid, organisasi, komunitas, maupun perorangan di seluruh wilayah kota.
Dispangtan mencatat pemotongan hewan kurban akan berlangsung selama tiga hari. Pada Rabu 27 Mei 2026 pemotongan dilaksanakan di 19 titik, Kamis 28 Mei 2026 di 80 titik, dan Jumat 29 Mei 2026 di beberapa titik lainnya.
Wahidin menyebut untuk memastikan daging kurban aman dikonsumsi, pihaknya akan menerjunkan 71 personel guna melakukan pemeriksaan pasca pemotongan di seluruh lokasi.
Sebelum pemotongan, tim Dispangtan telah melakukan pemeriksaan antemortem berupa pemeriksaan kesehatan hewan secara klinis. Pemeriksaan meliputi kondisi kulit, mata, mulut, kaki, gigi, telinga, testis, lidah, bulu, nafsu makan, hingga alat gerak hewan.
“Khusus umur, kami pastikan melalui pemeriksaan gigi apakah sudah ada satu pasang gigi permanen. Minimal sapi berumur dua tahun ke atas sesuai syariat. Ini juga untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular seperti PMK dan LSD,” jelas Wahidin.
Hasil pemeriksaan disampaikan langsung kepada panitia kurban di masjid, musala, dan lembaga lainnya. Dispangtan juga memberikan bimbingan terkait tata cara pemotongan, pengemasan daging, pendistribusian, serta penerapan animal welfare atau kesejahteraan hewan selama proses kurban.
“Harapan kami, seluruh daging kurban yang disalurkan di Padang Panjang sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Wahidin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....