Tim Gabungan Evakuasi Jasad Wanita Lansia dari Kedalaman 60 meter Ngarai Sianok
- 28 Apr 2026 21:36 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi – Setelah dilaporkan hilang selama lebih dari sepekan, seorang lansia bernama Martiza (80), warga Kampuang Baru, Jorong Sianok, Nagari Sianok VI Suku, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa, 28 April 2026 siang.
Korban ditemukan di tebing ngarai kawasan Kelok Sinaro, Jorong Sianok, dengan kedalaman sekitar 60 meter. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang dilakukan oleh keluarga bersama warga setempat sejak Martiza dinyatakan hilang pada Minggu pagi, 19 April 2026.
Kapolsek IV Koto, AKP Aiga Aukenra, mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi, dan langsung dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan.
“Korban berhasil dievakuasi, dan dibawa ke rumah duka sekitar pukul 13.30 WIB. Tim Inafis Polresta Bukittinggi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan untuk data lengkapnya telah disampaikan kepada Kasi Humas Polresta Bukittinggi, untuk diteruskan kepada rekan media,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bukittinggi, Iptu Gunawan, membenarkan bahwa korban atas nama Martiza, awalnya dilaporkan hilang meninggalkan rumah sepuluh hari yang lalu, dan berhasil ditemukan di kedalaman 60 meter Ngarai Sianok.
“Proses pencarian sebelumnya dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Ampek Koto, TNI, Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), serta dibantu pemerintah desa, dan warga setempat,” sebutnya.

Gunawan mengungkapkan, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan setelah dievakuasi pihak keluarga sudah menyatakan ikhlas dengan kondisi korban.
"Dari keterangan kesaksian warga, korban terakhir kali terlihat di kawasan pemakaman orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi penemuan sebelum dinyatakan hilang," ulasnya.
Gunawan menjelaskan, setelah ditemukan korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses penyelenggaraan jenazah hingga dimakamkan.
“Sesuai keterangan keluarga korban, aktifitas korban hampir setiap hari mengambil kayu bakar, dan berjalan di sekitar lokasi di atas Ngarai Sianok, atau tempat dimana korban ditemukan,” ungkapnya.
Gunawan menambahkan, untuk kondisi kesehatan korban tidak adanya penyakit yang diderita, dan Tim Inafis Polresta Bukittinggi sudah melakukan identifikasi. (YPA/AGZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....