Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban KM Virgo Transport 8
- 14 Sep 2026 18:16 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Banjarmasin: PT Jasa Raharja (Persero) terus memantau perkembangan proses evakuasi dan penanganan korban insiden KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan dalam pelayaran rute Surabaya–Banjarmasin, Ahad 13 September 2026.
Jasa Raharja memastikan pelayanan dan pemenuhan hak perlindungan bagi korban terus dilakukan seiring berlangsungnya proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi. Keduanya didampingi Direktur Teknik Jasaraharja Putera Suhardiman.
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan setiap korban yang berhasil dievakuasi dapat segera memperoleh pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses pendataan dan verifikasi juga terus kami lakukan secara bertahap," ujar Awaluddin.
Berdasarkan data tim operasi gabungan, terdapat 6 korban meninggal dunia yang saat ini masih dalam proses identifikasi. Untuk korban meninggal dunia, sesuai ketentuan, Jasa Raharja akan memberikan santunan Rp50 juta kepada ahli waris yang sah.
Sementara bagi korban yang mendapatkan perawatan, Jasa Raharja telah menerbitkan jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit tempat korban dirawat. Rumah sakit tersebut yakni RSUD Ulin, RS TPT, dan RS Sultan Suryansyah, dengan maksimal biaya perawatan sebesar Rp20 juta per korban.
Selain perlindungan dari Jasa Raharja, perlindungan bagi korban juga diperkuat melalui Jasaraharja Putera (JRP) anak usaha Jasa Raharja. Berdasarkan polis, perlindungan penumpang kapal mencakup manfaat meninggal dunia maksimal Rp20 juta, cacat tetap maksimal Rp20 juta, serta biaya perawatan maksimal Rp10 juta berdasarkan kuitansi rumah sakit.
JRP juga memberikan biaya penguburan maksimal Rp2 juta bagi korban yang tidak memiliki ahli waris.
Awaluddin menegaskan Jasa Raharja akan terus mengikuti perkembangan proses evakuasi dan berkoordinasi dengan posko SAR, rumah sakit, kepolisian, serta pihak terkait lainnya. "Dalam kondisi seperti ini, yang paling utama adalah memastikan korban mendapatkan penanganan dengan baik," tambahnya.
Sementara itu Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy yang turut memantau langsung proses evakuasi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin menyampaikan dari total 243 penumpang, tim SAR telah mengevakuasi 107 penumpang dan 6 orang meninggal. "Sehingga masih terdapat 136 penumpang dalam proses pencarian," jelas Menhub.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....