Zulmaeta Prioritaskan Tambahan TKD Rp116 Miliar untuk Mitigasi Bencana

  • 22 Apr 2026 20:42 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memimpin rapat strategis mengenai penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Pertemuan ini berlangsung bersama sejumlah Kepala OPD di Ruang Pertemuan Riza Falepi pada Rabu, 22 April 2026.

Kota Payakumbuh mendapatkan tambahan anggaran TKD mencapai lebih dari Rp116 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut dialokasikan sebagai bentuk penyesuaian anggaran untuk wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Zulmaeta menegaskan bahwa anggaran besar ini akan diprioritaskan untuk mitigasi bencana, pengendalian inflasi, serta perbaikan kualitas lingkungan. Selain itu, pemerintah kota juga fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kota Payakumbuh memperoleh tambahan TKD lebih dari Rp116 miliar yang diprioritaskan untuk mitigasi bencana dan pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Zulmaeta.

Pemanfaatan dana tersebut juga mencakup penyediaan bantuan relokasi dan pembangunan rumah bagi warga yang terdampak bencana alam. Sinergi antar perangkat daerah sangat dibutuhkan agar setiap program yang direncanakan dapat terealisasi secara tepat sasaran.

Wali Kota mengingatkan bahwa tambahan anggaran ini adalah amanah besar yang harus dikelola dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia meminta setiap OPD menyusun program yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.

“Tambahan anggaran ini bukan sekadar angka, tetapi amanah yang harus kita kelola dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, pengendalian inflasi daerah menjadi poin krusial yang harus dijaga melalui intervensi sektor pangan dan distribusi. Pemulihan ekonomi juga akan didorong lewat pemberdayaan UMKM serta penciptaan lapangan kerja baru bagi warga Payakumbuh.

Sektor lingkungan hidup dan dukungan terhadap daerah lain yang terdampak bencana juga menjadi bagian dari komitmen solidaritas pemerintah kota. Rapat koordinasi ini memastikan setiap perangkat daerah memahami arah kebijakan agar program kerja selaras dengan prioritas anggaran.

“Pengendalian inflasi harus kita jaga bersama, termasuk melalui intervensi tepat di sektor pangan dan distribusi logistik,” tambah Zulmaeta.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap stimulus anggaran ini mampu mempercepat laju pembangunan daerah yang sempat terkendala. Kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan tetap menjadi target utama dalam setiap penggunaan dana transfer pusat tersebut.

Dengan pengelolaan yang transparan, tambahan TKD ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan program agar tetap berjalan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....