wawako-bukittinggi-buka-fgd-kajian-pelestarian-perkotaan-berbasis-warisan

  • 02 Apr 2026 15:23 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) bersama mahasiswa Institut Teknologi Bandung dalam rangka kajian pelestarian dan pengelolaan kawasan perkotaan berbasis warisan budaya, Selasa 31 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari perkuliahan Studio Tematik mahasiswa S2 Perencanaan Wilayah dan Kota. "Kota Bukittinggi sebagai bagian dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya yang kuat, baik fisik maupun nonfisik dari sejarah panjangnya," kata Bagas Dwi Putra, perwakilan dari Institut Teknologi Bandung.

Ibnu Asis menyampaikan pembangunan kota modern tidak hanya dipahami sebagai pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial budaya yang memuat identitas, nilai dan memori kolektif. "Kota Bukittinggi dengan sejarah berlapisnya memerlukan pengelolaan berbasis pelestarian warisan budaya yang mengintegrasikan aspek fisik, sosial dan ekonomi," katanya.

FGD ini menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan berbasis data dan menghasilkan rekomendasi strategis yang relevan. Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen membangun kota yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wawako menambahkan, kolaborasi multipihak, termasuk peran aktif akademisi, masyarakat dan generasi muda, sangat penting dalam pelestarian warisan budaya. Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan.

Dengan demikian, diharapkan Kota Bukittinggi dapat terus menjadi contoh dalam pelestarian warisan budaya dan pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....