Wawako Payakumbuh Buka Rakor KKMA Sumbar, Bahas Mutu Pendidikan Madrasah

  • 30 Jul 2026 13:13 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh - Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Provinsi Sumatera Barat di MAN 1 Kota Payakumbuh, Kamis 30 Juli 2026.

Rapat yang diikuti sekitar 90 kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) se-Sumatera Barat itu menjadi forum memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kapasitas kepemimpinan kepala madrasah.

Agenda utama rapat mencakup sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 736 Tahun 2026, persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Madrasah Aliyah, serta penyusunan program kerja KKMA Sumbar Tahun 2026/2027.

Elzadaswarman mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Payakumbuh sebagai tuan rumah.

"Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai daerah di Provinsi Sumatera Barat. Kehadiran hampir 90 peserta hari ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan pendidikan," ujarnya.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan harus sejalan dengan pembentukan karakter generasi muda.

"Ketika kita berbicara tentang pendidikan, sesungguhnya kita sedang membicarakan masa depan bangsa. Tidak ada negara yang maju tanpa pendidikan yang berkualitas dan tidak ada generasi yang unggul tanpa karakter yang kuat," katanya.

Elzadaswarman juga menyoroti tantangan pendidikan di era digital. Generasi saat ini tumbuh bersama internet dan kecerdasan buatan sehingga perlu pendampingan kuat dari keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat.

"Anak-anak kita memperoleh informasi dengan sangat cepat. Bahkan dalam banyak hal, pengetahuan mereka berkembang lebih cepat dibandingkan pengalaman orang tua maupun guru. Inilah tantangan besar yang harus kita hadapi bersama," ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter peserta didik yang memiliki integritas, disiplin, dan tanggung jawab.

"Tugas kita bukan sekadar menjadikan mereka pintar, tetapi juga memastikan mereka memiliki karakter yang kuat. Mereka harus dibekali kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap agama, budaya, dan bangsa," tegasnya.

Wawako menambahkan, Kota Payakumbuh dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) memiliki modal sosial kuat dalam membentuk generasi muda berkarakter tanpa kehilangan jati diri.

Ia berharap rapat koordinasi melahirkan gagasan dan kolaborasi untuk memperkuat kualitas pendidikan madrasah di Sumbar.

"Jadikan forum ini bukan sekadar ajang bertemu, tetapi menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta melahirkan solusi atas berbagai tantangan pendidikan yang kita hadapi bersama," pungkasnya.

Turut hadir pengurus KKMA Provinsi Sumbar, perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar, kepala MAN dan MAS se-Sumbar, serta undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....