Bawaslu Bukittinggi-Padang Bahas Tantangan Data Pemilih Berkelanjutan 2026

  • 06 Mar 2026 13:15 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Bawaslu Kota Bukittinggi berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Padang menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026: Refleksi dan Tantangan ke Depan”, Jumat (6/2/2026) siang

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring di Aula Lantai 2 Kantor Bawaslu Kota Bukittinggi serta diikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini diselenggarakan berdasarkan Surat Edaran (SE) Bawaslu RI No. 4 Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Dosen Ilmu Politik UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Heru Permana Putra, M.IP yang membawakan materi berjudul “Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan: Refleksi dan Tantangan ke Depan”.

Selain itu, turut hadir Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Bukittinggi Eri Vatria,S.Ag.MA serta Koordinator Divisi yang sama dari Bawaslu Kota Padang, Firdaus Yusri, S.Pd.I.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Bukittinggi, Ruzy Haryadi. Sementara itu, arahan dari Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, M.Kn disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Alni menegaskan bahwa pengawasan pemutakhiran data pemilih menjadi salah satu prioritas penting bagi pengawas pemilu, mulai dari tahapan pengawasan hingga evaluasi. Menurutnya, akurasi data pemilih merupakan kunci keberhasilan penyelenggaraan pemilu.

“Data pemilih yang akurat menjadi dasar dalam menentukan kursi parlemen maupun proses pencalonan. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi antara penyelenggara pemilu dalam pengelolaan data pemilih yang bersifat dinamis,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, pengelolaan data pemilih di daerah dapat semakin baik sehingga mampu meningkatkan kualitas demokrasi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bukittinggi Ruzy Haryadi menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan dilaksanakan secara nasional, dan pada kesempatan tersebut Bawaslu Kota Bukittinggi bersama Bawaslu Kota Padang menjadi penyelenggara kegiatan.

Menurutnya, pemutakhiran data pemilih perlu dilakukan secara intensif dan berkelanjutan agar dapat menghasilkan data pemilih yang lebih akurat.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan bank data pemilih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemilu.

“Data pemilih yang akurat akan menghasilkan pemilu yang berkualitas. Oleh karena itu, pengelolaan data pemilih perlu dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam pemaparannya, Heru Permana Putra menilai bahwa masih ditemukannya data pemilih yang tidak memenuhi syarat (not eligible) dapat berdampak pada proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Karena itu diperlukan pengawasan yang kuat serta sinergi antar lembaga untuk memastikan validitas data pemilih.

Hal swnada diutarakan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Bukittinggi Eri Vatria,S.Ag.MA melihat pengaduan melalui online dan offline masih dalam kesunyian.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ditutup dengan sesi foto bersama yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh peserta yang hadir seperti dari KPUD Kota Bukittinggi, Kodim 0304//Agam, Kesbangpol Kota Bukittinggi, PHBI, Polresta Bukittinggi dan Awak Media. (JM/RRi BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....