KPPN Lubuk Sikaping Gelar Rakor Percepatan Dana Desa

  • 04 Sep 2025 16:07 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Pasaman: Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lubuk Sikaping menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Dana Ketahanan Pangan Dana Desa Tahun 2025 Kabupaten Pasaman Barat. Rapat ini digelar secara online dengan dihadiri Bupati Pasaman Barat, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, para wali nagari, hingga pimpinan BUMNag.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyatakan dukungan penuh Pemda terhadap program percepatan dana ketahanan pangan. “Program ini penting untuk menjamin ketersediaan pangan, meningkatkan kemandirian nagari, serta memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat,” katanya, Kamis (4/8/2025).

Yulianto juga mengapresiasi langkah KPPN Lubuk Sikaping yang memfasilitasi rapat koordinasi ini. “Kami berterima kasih karena kegiatan ini memberi pencerahan bagi seluruh nagari terkait pemanfaatan dana ketahanan pangan,” ujarnya.

Kepala KPPN Lubuk Sikaping, Syahrawi Munthe, menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam penyaluran Dana Desa. “Percepatan harus dilakukan dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sesuai aturan,” jelasnya.

Syahrawi menambahkan bahwa percepatan tidak hanya soal penyerapan anggaran. “Yang lebih penting adalah bagaimana dana benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat desa,” tegasnya.

Suasana rapat berlangsung interaktif dengan banyak masukan dari peserta. Perwakilan DPMN Pasaman Barat menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung percepatan penggunaan Dana Desa.

“Koordinasi yang baik antara KPPN, perangkat daerah, dan nagari menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar perwakilan DPMN dalam paparannya. Ia menyebut sinergi yang solid akan mempercepat manfaat Dana Desa dirasakan masyarakat.

Rapat juga membahas teknis penyaluran dana melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) nagari. Dana diarahkan pada pembangunan fisik seperti jalan tani dan kandang ternak yang akan diserahkan kepada kelompok penerima manfaat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir strategi bersama untuk mengatasi hambatan administratif maupun teknis,” kata Syahrawi menutup pernyataannya. Dengan demikian, Dana Desa dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Pasaman Barat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....