KPPN Dorong Sinergi Implementasi Program MBG dan KDMP

  • 21 Agt 2025 20:44 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Pasama: Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lubuk Sikaping menggelar rapat koordinasi implementasi Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini berlangsung di Aula KPPN Lubuk Sikaping dengan melibatkan pemangku kepentingan dari Pasaman dan Pasaman Barat, Kamis (21/8/2025).

Peserta rapat di antaranya Sekretaris Daerah, Kepala Bakeuda, Kepala BKAD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi pelaksanaan dua program nasional tersebut.

Program MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik serta menurunkan angka stunting. Program ini juga diharapkan memperkuat sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

KDMP hadir sebagai inisiatif penguatan ekonomi desa melalui koperasi berbadan hukum. Program ini mendorong kemandirian ekonomi lokal serta memperluas akses pembiayaan masyarakat.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Silfia Evayanti, menjelaskan bahwa Program MBG telah resmi diluncurkan pada Mei 2025 di MTsN 1 Pasaman. Ia menyebut penerima manfaat program ini mencapai 3.313 siswa di 11 sekolah.

“Program Makan Bergizi Gratis sudah berjalan dan memberi manfaat langsung bagi ribuan siswa. Selain itu, seluruh 62 nagari di Pasaman juga telah memiliki badan hukum KDMP,” ujar Silfia Evayanti.

Sementara itu, Pj. Kepala BKAD Kabupaten Pasaman Barat, Zulfi Agus, menyampaikan bahwa Program MBG belum berjalan di wilayahnya. Namun, pembentukan badan hukum KDMP di seluruh 90 nagari sudah terealisasi.

“Meski MBG belum berjalan di Pasaman Barat, progres kelembagaan KDMP cukup menggembirakan. Semua nagari telah memiliki koperasi berbadan hukum sebagai fondasi penguatan ekonomi desa,” kata Zulfi Agus.

Kepala KPPN Lubuk Sikaping menegaskan bahwa kesuksesan program MBG dan KDMP membutuhkan sinergi lintas sektor. Ia menilai rapat koordinasi menjadi wadah penting dalam menyatukan langkah bersama.

“Rakor ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi. Harapannya, implementasi program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kepala KPPN Lubuk Sikaping.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....