SEKDA Baru Kota Bukittinggi
- 09 Jul 2025 09:35 WIB
- Bukittinggi
KBRN,Bukittinggi; bertempat di rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Walikota Bukittinggi H. Muhammad Ramlan Nurmatias, SH, melantik secara resmi Rismal Hadi,S.STP,M.Si sebagai Sekretaris Daerah (SEKDA) Kota Bukittinggi yang baru Hari ini, Selasa tanggal 8 Juli 2025, bertepatan dengan tanggal 13 Muharram 1447 H,
Rismal Hadi memiliki latar belakang karier yang cukup luas di pemerintahan Kota Bukittinggi. Sebelum menjadi SEKDA Kota Bukittinggi, berbagai jabatan strategis pernah beliau jabat. Beliau pernah menjabat Camat Aua Birugo Tigobaleh Kota Bukittinggi.
Karier beliau sebagai Camat dianggap berhasil, dimana salah satunya kerjanya yang fenomenal kala itu adalah dalam hal pengelolaan sampah.
Kala itu saya bersama pimpinan kantor di Jakarta ikut terlibat membantu dan mendukung kegiatan program beliau dalam pengelolaan sampah berbasis daur ulang.

Tidak berhenti sampai di sana, karier beliau terus menanjak. Rismal Hadi pernah dipercaya memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bukittinggi yang bertanggung jawab untuk perencanaan dan pengembangan Kota.
Selain itu, Rismal Hadi juga pernah menjabat sebagai Asisten I, Administrasi Pemerintahan, kemudian menjadi Asisten II, Administrasi Ekonomi Pembangunan.
Karier beliau memang tergolong baik, bahkan sebelum menjadi SEKDA pun, beliau pernah mengemban tugas sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (SEKDA) Kota Bukittinggi.
Beliau ditunjuk sebagai Pelaksana Harian SEKDA Kota Bukittinggi setelah SEKDA sebelumnya mengambil cuti besar. Rismal Hadi berperan penting dalam menjalankan tugas-tugas Sekretariat Daerah.
Kita tentu berharap, dengan berbagai pengalaman beliau yang dianggap cukup di pemerintahan, tentu saja akan dapat membantu tugas beliau dalam membantu tugas Walikota Bukittinggi untuk membangun Kota Bukittinggi yang lebih baik kedepan, menuju Kota Bukittinggi Gemilang.

Walikota Bukittinggi, dalam acara pelantikan tersebut, memberikan banyak arahan kepada SEKDA yang baru termasuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang menjadi warisan Walikota sebelumnya.
Beliau juga menyadari, Bukittinggi bukanlah kota industri, kota yang hanya mengandalkan dari perdagangan dan jasa, kota pariwisata dan kota pendidikan.
Walikota juga memberikan arahan agar terus dapat berkordinasi dengan seluruh jajaran. Sebagai pemerhati pendidikan, saya mencatat beberapa sambutan Walikota yang menyejukkan hati, agar dapat menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang ada saat ini seperti persoalan PemDa dengan Fort de Kock.

Sebagai orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, saya tentu saja menyambut gembira mendengar arahan beliau dan mendukung adanya upaya dari Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan masalah ini dengan berkeadilan.
Sebagai pemerhati pendidikan, saya akan terus mendukung program pemerintah dalam membangun pendidikan di kota ini.
Berbicara pendidikan, tahun 2004, bersama kawan-kawan yang tergabung dalam Forum Peduli Pendidikan (BE Care Forum), mengadakan Seminar Internasional yang bertemakan tentang pendidikan.
Seperti yang disampaikan oleh Prof. Safi’i Maarif, ‘Gagasan Besar, Bukittinggi Sebagai Pusat Pendidikan, yang melahirkan Tokoh Dunia. Kita ingin dari Kota Bukittingi ini lahir tokoh-tokoh intelektual’.
Perhatian saya dalam dunia pendidikan tidak hanya untuk Bukittinggi, saat ini, bersama Pemerintah Provinsi SUMBAR, kami sedang membangun kerjasama dengan salah satu Balai Bahasa di Australia untuk penguatan Bahasa dan Budaya.
Dr. Gusrizal Dt. Salubuak Basa
Pemerhati Pendidikan, Pengajar Bahasa Indonesia di Australia serta Staf Ahli Walikota Bukittinggi 2010 - 2012
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....