Trik Menjalani Puasa saat Mengalami Sakit Maag

  • 14 Mar 2026 05:06 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bulan suci Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, termasuk menjalankan puasa. Namun bagi sebagian orang yang memiliki masalah lambung seperti Gastritis atau yang lebih dikenal dengan sakit maag, menjalani puasa sering kali terasa menantang. Rasa perih, kembung, hingga mual bisa muncul jika pola makan tidak diatur dengan baik. Meski demikian, penderita maag tetap bisa berpuasa dengan nyaman jika mengetahui trik dan cara yang tepat.

1. Jangan Melewatkan Sahur

Sahur merupakan kunci penting agar lambung tidak kosong terlalu lama. Saat sahur, pilih makanan yang dapat bertahan lama di perut seperti nasi, oatmeal, atau roti gandum. Makanan tersebut membantu menjaga energi sepanjang hari sekaligus mencegah lambung memproduksi asam secara berlebihan.

2. Pilih Menu Sahur yang Ramah Lambung

Bagi penderita maag, penting untuk memilih makanan yang tidak memicu naiknya asam lambung. Hindari makanan terlalu pedas, asam, atau berminyak. Sebaiknya konsumsi makanan yang lebih lembut seperti sayur rebus, sup, telur, serta buah-buahan yang tidak terlalu asam seperti pisang atau pepaya.

3. Hindari Minuman Berkafein

Minuman seperti kopi atau teh kental dapat merangsang produksi asam lambung. Bagi penderita maag, sebaiknya mengganti minuman tersebut dengan air putih hangat atau susu rendah lemak agar lambung tetap nyaman selama berpuasa.

4. Berbuka dengan Porsi Kecil Terlebih Dahulu

Ketika waktu berbuka tiba, jangan langsung makan dalam jumlah banyak. Mulailah dengan makanan ringan seperti kurma atau air hangat, kemudian beri jeda sebelum makan utama. Cara ini membantu lambung beradaptasi setelah seharian kosong.

5. Hindari Tidur Setelah Makan

Setelah berbuka atau sahur, sebaiknya jangan langsung berbaring. Beri waktu sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur agar proses pencernaan berjalan dengan baik dan mencegah asam lambung naik.

6. Kelola Stres dengan Baik

Stres juga bisa memicu kambuhnya sakit maag. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pikiran tetap tenang selama berpuasa. Kegiatan ibadah, membaca Al-Qur’an, atau berjalan santai setelah berbuka bisa membantu tubuh lebih rileks.

7. Konsultasi dengan Dokter Jika Diperlukan

Jika maag sering kambuh atau terasa cukup parah saat berpuasa, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan memberikan obat lambung yang aman dikonsumsi saat sahur atau berbuka agar puasa tetap dapat dijalankan dengan nyaman.

Pada dasarnya, penderita maag tetap bisa menjalankan puasa di bulan Ramadan selama mampu menjaga pola makan dan gaya hidup dengan baik. Dengan memilih makanan yang tepat, tidak melewatkan sahur, serta mengatur waktu makan secara bijak, puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman tanpa mengganggu kesehatan lambung.

Puasa pun tetap menjadi ibadah yang menyehatkan sekaligus membawa keberkahan bagi tubuh dan jiwa. (ZH/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....