Sebelum Ramadhan Tiba, Sudahkah Kita Benar-Benar Siap?

  • 18 Feb 2026 13:59 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Masjid mulai ramai, ayat-ayat suci kembali sering terdengar, dan hati terasa ingin lebih dekat kepada Allah. Tapi pertanyaannya, apakah kita benar-benar siap menyambutnya? Ramadhan adalah hadiah. Tapi hadiah ini hanya benar-benar terasa bagi mereka yang mempersiapkan diri. Supaya tidak berlalu begitu saja, ini beberapa hal yang bisa kita siapkan dari sekarang.

1. Rapikan Hati, Perbaiki Niat

Semua dimulai dari niat. Allah memerintahkan orang beriman untuk bertaubat dengan taubat nasuha dalam QS. At-Tahrim: 8. Ramadhan bukan waktu untuk membawa dosa lama tanpa penyesalan. Bersihkan hati dulu, supaya ibadah terasa lebih ringan.

2. Lunasi Hutang Puasa

Kalau masih ada hutang puasa tahun lalu, jangan ditunda lagi. Dalam riwayat Aisyah, beliau mengqadha puasanya sebelum Ramadhan berikutnya tiba (HR. Bukhari dan Muslim). Ini bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk kesungguhan menyambut bulan suci.

3. Perbanyak Doa

Para sahabat dulu berdoa agar dipertemukan dengan Ramadhan. Sederhana, tapi dalam maknanya. Kita pun bisa memohon: “Ya Allah, sampaikan aku pada Ramadhan, dan bantu aku mengisinya dengan kebaikan.”

4. Belajar Lagi tentang Puasa

Jangan hanya ikut-ikutan. Allah menjelaskan kewajiban puasa dalam QS. Al-Baqarah: 185. Pelajari lagi apa yang membatalkan puasa, siapa yang wajib membayar fidyah, dan bagaimana memperbaiki puasa yang kurang sempurna. Ilmu membuat ibadah lebih yakin.

5. Buat Target yang Realistis

Ramadhan sering lewat tanpa arah. Coba tulis target sederhana:

Tidak harus sempurna. Yang penting konsisten.

6. Atur Ulang Jadwal

Kurangi waktu yang habis untuk hal yang tidak bermanfaat. Ramadhan hanya datang setahun sekali. Sayang sekali kalau lebih banyak diisi scrolling tanpa arah dibanding tilawah.

7. Siapkan Harta untuk Berbagi

Rasulullah ﷺ adalah sosok yang paling dermawan, dan semakin dermawan saat Ramadhan (HR. Bukhari). Sisihkan dari sekarang untuk zakat dan sedekah. Berbagi justru membuat hati terasa lapang.

8. Selesaikan Konflik, Minta Maaf

Dalam hadits riwayat Nabi Muhammad disebutkan bahwa saat Ramadhan pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup (HR. Muslim). Maka jangan masuk Ramadhan dengan membawa dendam. Maafkan, walau mungkin tidak mudah.

9. Siapkan Mental

Puasa bukan cuma menahan lapar, tapi juga menahan emosi, lisan, dan ego. Latih diri dari sekarang untuk lebih sabar dan menjaga perkataan.

10. Jaga Kesehatan

Kurangi makan berlebihan, atur pola tidur, dan mulai biasakan bangun lebih pagi. Tubuh yang siap akan membantu ibadah tetap kuat sampai akhir Ramadhan.

Ramadhan bukan sekadar tradisi tahunan. Ia adalah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali.

Jangan sampai nanti kita berkata, “Ramadhan cepat sekali berlalu… rasanya belum berbuat apa-apa.” Mumpung masih ada waktu, mari siapkan diri. (DEP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....