Jangan Lewatkan Ibadah Ini di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • 23 Mar 2025 21:44 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN Bukittinggi: Ramadan adalah bulan penuh berkah yang dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Namun, 10 malam terakhir di bulan Ramadan memiliki keutamaan khusus yang sangat luar biasa. Rasulullah SAW sendiri meningkatkan ibadahnya pada malam-malam tersebut, terutama untuk meraih malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

Berikut adalah beberapa ibadah terbaik yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di 10 malam terakhir Ramadan:

1. Qiyamul Lail (Salat Malam)

Salat malam atau tahajud menjadi salah satu ibadah utama yang sangat dianjurkan di 10 malam terakhir. Rasulullah SAW bahkan tidak pernah meninggalkan salat malam di sepuluh malam terakhir Ramadan. Qiyamul Lail menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan serta rahmat-Nya.

2. I'tikaf

I'tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sunnah ini sangat ditekankan di 10 malam terakhir Ramadan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. I’tikaf menjadi momen untuk merenung, memperbanyak zikir, doa, dan memperbaiki hubungan dengan Allah.

3. Membaca dan Tadabbur Al-Qur’an

Ramadan adalah bulan Al-Qur’an, maka memperbanyak membaca dan merenungi makna Al-Qur’an di sepuluh malam terakhir sangat dianjurkan. Selain membaca, kita juga dianjurkan untuk memahami dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

4. Memperbanyak Doa, Terutama Doa Lailatul Qadar

Pada malam-malam ini, Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus yang sangat dianjurkan dibaca:

"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni".

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.”

Doa ini adalah doa utama yang sangat dianjurkan untuk terus dipanjatkan agar kita mendapatkan ampunan Allah SWT.

5. Bersedekah

Sedekah di bulan Ramadan sangat besar pahalanya, terlebih lagi di 10 malam terakhir. Memberi kepada fakir miskin, anak yatim, atau membantu pembangunan masjid menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir terus-menerus.

6. Zikir dan Istighfar

Memperbanyak zikir, tasbih, tahmid, tahlil, dan istighfar adalah amalan ringan yang sangat dianjurkan. Zikir dapat melembutkan hati, menenangkan jiwa, dan menjadi bekal untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.

7. Meningkatkan Kualitas Salat Wajib

Selain fokus pada ibadah sunnah, jangan lupa untuk menjaga kualitas salat wajib. Laksanakan salat dengan khusyuk, tepat waktu, dan berjamaah di masjid bagi laki-laki, karena salat wajib adalah tiang agama.

Mengapa 10 Malam Terakhir Ramadan Sangat Istimewa?

Di sepuluh malam terakhir Ramadan terdapat Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Tidak diketahui pasti kapan tepatnya Lailatul Qadar, namun banyak ulama yang menyebutkan bahwa malam itu jatuh pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

10 malam terakhir Ramadan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan. Mengisi malam-malam ini dengan ibadah terbaik akan membawa kita lebih dekat kepada Allah SWT dan berpeluang besar mendapatkan Lailatul Qadar. Mari manfaatkan waktu yang tersisa di bulan suci ini dengan sebaik-baiknya sebelum Ramadan berlalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....