Hari Ozon Internasional, Jaga Pelindung Bumi

  • 15 Sep 2026 10:40 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Setiap tanggal 16 September, dunia memperingati Hari Ozon Internasional atau International Day for the Preservation of the Ozone Layer. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lapisan ozon bagi kehidupan di bumi.

Lapisan ozon berada di atmosfer dan berfungsi menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet berbahaya dari matahari. Tanpa perlindungan tersebut, paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan serta berdampak pada ekosistem.

Peringatan Hari Ozon Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengenang ditandatanganinya Protokol Montreal pada 16 September 1987. Protokol tersebut menjadi salah satu kesepakatan lingkungan internasional penting untuk mengendalikan dan menghapus penggunaan berbagai zat yang merusak lapisan ozon.

Kerusakan lapisan ozon pernah menjadi perhatian besar dunia karena penggunaan bahan kimia tertentu, seperti chlorofluorocarbon atau CFC. Bahan tersebut sebelumnya banyak digunakan dalam berbagai produk, termasuk sistem pendingin dan aerosol.

Upaya perlindungan lapisan ozon menunjukkan bahwa kerja sama antarnegara dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Pengurangan zat perusak ozon secara global turut membantu proses pemulihan lapisan ozon secara bertahap.

Namun, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan lembaga internasional. Masyarakat juga dapat berkontribusi melalui kebiasaan yang lebih ramah lingkungan, menggunakan peralatan pendingin secara bijak, melakukan perawatan agar tidak terjadi kebocoran refrigeran, serta mengelola barang elektronik dan pendingin yang sudah tidak digunakan dengan benar.

Hari Ozon Internasional juga mengingatkan kita bahwa persoalan lingkungan memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia. Ketika atmosfer terlindungi, kesehatan manusia, hewan, tumbuhan dan keseimbangan ekosistem juga ikut terjaga.

Karena itu, peringatan Hari Ozon Internasional sebaiknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum ini dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kepedulian dan mendorong kebiasaan sehari-hari yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Menjaga lapisan ozon berarti menjaga salah satu pelindung alami bumi. Dari kesadaran dan tindakan kecil yang dilakukan bersama, kita dapat ikut menjaga bumi tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi generasi mendatang. (ZH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....