Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Ekonomi Lingkungan di Inggris

  • 03 Feb 2026 16:25 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan kerja ke Inggris pada Januari 2026. Kunjungan ini fokus pada penguatan kerja sama ekonomi serta komitmen pelestarian lingkungan global.

Langkah ini strategis untuk memperluas kemitraan dengan negara kunci di Eropa. Pemerintah ingin memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik internasional.

Presiden bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Minggu, 18 Januari 2026. Beliau dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas hubungan bilateral.

Fokus pembicaraan meliputi peningkatan perdagangan, investasi, serta kerja sama sektor maritim. Keduanya juga akan membahas pengembangan energi berkelanjutan yang saling menguntungkan.

Presiden menegaskan bahwa Inggris merupakan mitra strategis bagi transformasi ekonomi nasional. Indonesia membuka ruang luas bagi investasi hijau dan pengembangan industri berkelanjutan.

Pertemuan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi rakyat. Presiden ingin memastikan perdagangan kedua negara memberikan nilai tambah yang nyata.

Selain ekonomi, kunjungan ini juga memiliki dimensi lingkungan yang sangat kuat. Presiden dijadwalkan melakukan audiensi dengan Raja Charles III di London.

Pertemuan tersebut membahas komitmen Indonesia dalam menjaga kelestarian hutan dan hayati. Keduanya berbagi pandangan mengenai upaya penanggulangan perubahan iklim secara global.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia saat ini. Ekonomi dan lingkungan menjadi dua pilar utama dalam diplomasi awal tahun 2026.

Presiden ingin pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga alam. Inggris dinilai sebagai mitra penting dalam pengembangan ekonomi hijau dan konservasi.

PM Keir Starmer menyambut baik komitmen Indonesia terkait kerja sama ekonomi berkelanjutan. Ia menilai Indonesia memiliki peran strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Indonesia dianggap mitra penting dalam agenda global transisi energi dan perlindungan lingkungan. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi internasional Presiden Prabowo.

Pemerintah berharap lawatan ini menghasilkan kesepakatan konkret bagi kemajuan ekonomi nasional. Posisi Indonesia sebagai aktor penting diplomasi global diharapkan semakin kuat.(MK)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....