Kue Bongko Pariaman, Jajanan Tradisional Minangkabau Kaya Rasa
- 07 Jun 2026 20:33 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pariaman – Kue Bongko Pariaman merupakan salah satu makanan tradisional khas Minangkabau yang dikenal dengan teksturnya yang sangat lembut serta perpaduan rasa manis alami dan gurih. Kue legendaris ini masih bertahan sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah, meski kini mulai jarang ditemui di luar momen tertentu.
Kue bongko dibuat dari adonan tepung beras yang dicampur dengan air daun pandan asli, sehingga menghasilkan aroma harum yang khas. Di dalamnya, kue ini diisi dengan potongan pisang manis dan sisiran gula aren, kemudian disiram santan kental sebelum dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus hingga matang.
Saat ini, kue bongko lebih sering dijumpai sebagai jajanan khas yang dijual pada waktu-waktu tertentu. Salah satu momen paling banyak ditemui adalah saat bulan suci Ramadan, di mana kue ini menjadi salah satu menu takjil favorit masyarakat.
Ciri Khas yang Membuat Kue Bongko Tetap Dikenang
Kue Bongko Pariaman memiliki sejumlah keunikan yang membuatnya tetap dirindukan, terutama oleh masyarakat Minangkabau dan para perantau yang pulang kampung. Teksturnya yang lembut menyerupai bubur sumsum kental menjadi salah satu daya tarik utama, namun tetap padat setelah proses pengukusan.
Rasa manis pada kue ini berasal dari bahan alami, yakni pisang matang seperti pisang kepok serta gula aren asli yang meleleh di dalam adonan. Tidak digunakan pemanis buatan, sehingga cita rasanya lebih alami dan khas.
Selain itu, penggunaan daun pisang sebagai pembungkus memberikan aroma harum yang meresap selama proses pengukusan. Ditambah lagi dengan siraman santan kental, kue ini menghadirkan rasa gurih yang seimbang dengan manisnya isian di dalamnya.
Bahan dan Proses Pembuatan
Bagi masyarakat yang ingin mencoba membuatnya di rumah, Kue Bongko Pariaman dapat dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Adonan utama terdiri dari tepung beras, air perasan daun pandan, santan encer, serta sedikit garam.
Sementara untuk isi dan siraman digunakan pisang kepok matang, gula merah atau gula aren cair, serta santan kental. Semua bahan tersebut kemudian disusun di atas daun pisang, dibungkus rapi menggunakan lidi, lalu dikukus hingga matang sempurna.
Kue ini dapat dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin setelah disimpan di lemari es. Teksturnya yang lembut dengan rasa manis-gurih menjadikan Kue Bongko Pariaman sebagai salah satu kuliner tradisional Minangkabau yang tetap digemari hingga saat ini. (ER/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....