Pertolongan Pertama saat Kulit Terkena Air Panas, "Jangan Diolesi Pasta Gigi"

  • 22 Sep 2026 11:30 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kulit terkena air panas merupakan kejadian yang cukup sering terjadi saat memasak atau melakukan aktivitas di dapur. Luka bakar akibat air panas perlu segera mendapatkan pertolongan yang tepat agar kerusakan kulit tidak semakin parah.

Langkah pertama segera jauhkan bagian tubuh dari sumber panas. Jika pakaian terkena air panas,lepaskan dengan hati hati selama tidak menempel pada kulit. Jangan menarik paksa pakaian yang sudah melekat pada luka bakar.

Selanjutnya,aliri bagian yang terkena air panas dengan air mengalir bersuhu sejuk selama sekitar 20 menit. Tindakan ini membantu mendingikan kulit dan mengurangi kerusakan akibat panas. Hindari menggunakan es secara langsung karena suhu yang terlalu dingin dapat memperburuk kerusakan jaringan.

Setelah dingin,lepaskan benda seperti cincin,gelang atau jam tangan di sekitar erea luka sebelum terjadi pembengkakan luka kemudian dapat di tutup secara longgar menggunakan klain atau kasa bersih yang tidak mudah menempel.

Jangan mengoleskan pasta gigi,minyak, mentega,kecap,atau bahan rumahan lainnya pada luka bakar. Bahan tersebut tidak memberikan pertolongan yang tepat dan dapat mengganggu penanganan medis. Jika muncul lepuhan, jangan memecahkan nya.

Lepuhan merupakan bagian dari respon tubuh terhadap luka dan kulit di atasnya membantu melindungi jaringan dibawahnya. Segera cari pertolongan medis apabila luka bakar berukuran luas, tersa sangan dalam, kulit tampak putih atau hangus, atau luka mengenai wajah, tangan, kaki area kemaluan, maupun persendian.

Pertolongan medis juga di perlukan jika korban mengalami kesulitan bernafas atau terdapat tanda tanda kondisi serius. Dengan memberikan pertolongan pertama secara tepat dan cepat, resiko kerusakan kulit akibat luka bakar dapat di kurangi. (RS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....